Pengajian Akbar Di Wuryantoro: Stop Bunuh Diri

BeritaWonogiri.com [WURYANTORO] – Ribuan warga di Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri dan sekitarnya menghadiri pengajian akbar di Lapangan Desa Sumberejo, Kecamatan Wuryantoro, Minggu, 26 Mei 2024.

Selain pengajian akbar juga dilaksanakan  pentasyarufan infak jamaah yang diberikan kepada 7 orang pelaku UMKM dan bantuan pencegahan stunting untuk 3 desa yakni Desa Sumberejo, Desa Mojopuro dan Desa Genukharjo.

Dalam rangkaian kegiatan itu juga dibagikan 2.000 paket sayur gratis untuk semua jamaah yang hadir. Pengasuh Pondok Pesantren Al Amin, Palur, Sukoharjo, Ustaz Hartono hadir sebagai pembicara dalam pengajian bertemakan Bersama Menyemai Ramah, Bersama Menuai Rukun.

Baca juga: Puluhan Warga Gelar Aksi Damai Di PT Widodo Makmur Unggas, Tbk Wuryantoro

Agenda itu dihadiri dari jajaran Forkompimcam Wuryantoro. Pengajian itu  terselenggara atas kerjasama Penyuluh Agama Islam Kecamatan Wuryantoro, KPA Tilawati Kecamatan Wuryantoro, Pemerintah Desa Sumberejo dan FKTM Desa Sumberejo.

Hartono menyampaikan empat ciri orang bertaqwa. Pertama salat, berperilaku baik, hidup karena Allah dan mati karena Allah.

“Salat itu sangat penting. Perintahkan anakmu salat. Bagaimana wudhu yang benar, takbirotul ihrom dan salatnya benar,” kata ustadz Hartono.

Menurut dia, perilaku orang bertaqwa itu suka memberi atau berbagi, tidak mudah marah dan pemaaf. Dikemukakan dia, seseorang bisa berbagi dengan 4 hal yaitu waktu, tenaga, ilmu dan harta.

Ustaz Hartono menambahkan Islam melarang umatnya bertengkar. “Orang taqwa itu suka memberi maaf. Mulyo mana meminta maaf dan memberi maaf? Mulyo orang yang memberi maaf,” ucap ustaz Hartono saat berdialog dengan jamaah.

Pada kesempatan itu ustaz Hartono mengemukakan, hidup karena Allah bagi orang yang bertaqwa yaitu salah satunya makan dan minum dengan makanan dan minuman yang halal.

Dia mengajak jamaah agar mati karena Allah. “Apakah ada orang yang mati tidak karena Allah. Ada yaitu mereka yang bunuh diri. Mari kita mati karena Allah. Kalau ada yang niat mau bunuh diri segera batalkan,” tegasnya yang disambut tawa jemaah.

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Wuryantoro, Siti Khasanah, SAg menuturkan pada setiap pengajian akbar yang diselenggarakan selalu mengikutkan UMKM yang merupakan jamaah majlis taklim. “Mereka ngaji juga jualan untuk pemberdayaan ekonomi,” imbuh Siti. (Nadhiroh/*)

Komentar