BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Staimas Wonogiri menyelenggarakan seminar dan pelatihan public speaking, di aula kampus Staimas Wonogiri, belum lama ini.
Pada agenda bertemakan “Dare To Speak, Dare To Action” itu dihadiri mahasiswa dan perwakilan pelajar SMA/SMK sederajat di Kabupaten Wonogiri. Hadir sebagai narasumber Kepala Prodi KPI Staimas Wonogiri, Tutut Nur Trias Wijayanti, SST, MIKom.
Ketua Panitia Seminar dan Pelatihan dan pelatihan Public Speaking, Wahyu Choirul A menuturkan, ada tiga tujuan agenda itu. Pertama, peserta memiliki pengetahuan mengenai public speaking secara utuh.
Baca juga: 89 Mahasiswa Staimas Mengikuti Pembekalan KPM, Miliki Tiga Hal Ini Saat Terjun Di Masyarakat
Kedua, peserta memiliki rasa percaya diri untuk tampil dengan orang banyak. “Ketiga, peserta mampu mengaplikasikan public speaking dengan baik pada lingkungan mereka,” imbuh Wahyu.
Tutut banyak mengupas seluk beluk public speaking atau kemampuan berbicara di depan khalayak umum dengan tujuan menyampaikan pesan secara efektif.
Menurutnya, ada empat teknik dasar yang harus dikuasai dalam public speaking. Yakni percaya diri karena keyakinan pada diri sendiri untuk berhasil melaksanakan suatu tugas. Percaya diri akan bertambah seiring semakin banyak pengalaman dan jam terbang.
Percaya diri merupakan permasalahan psikologi yang hanya diri sendiri yang bisa menyelesaikan.

“Kepercayaan diri bisa dibangun dengan memperbanyak pengalaman, persiapan matang, latihan sebelum tampil dan tidak menganggap rendah diri sendiri,” jelas Tutut.
Kedua, teknik vokal yaitu menyangkut volume, nada, kecepatan, pelafalan/artikulasi, intonasi, jeda dan dialek.
“Hal pertama yang harus dipastikan adalah audiens bisa mendengar suara Anda dengan nyaman,” tambah Tutut.
Ketiga, ujar Tutut, yaitu ekspresi gesture. Menurutnya, kesan pertama itu sangat penting. Sebab, audiens melihat pembicara sebelum mereka mendengarkan apa yang disampaikan.
“Ada empat komunikasi verbal yang perlu diperhatikan yaitu sikap saat tampil, gesture, ekspresi wajah dan kontak mata,” lanjutnya.
Keempat, komunikatif. Buatlah audiens merasa menjadi bagian penting dalam forum. Kenali dan bisa lebih membangun komunikasi dengan mereka.
“Komunikatif itu seperti menyapa audiens, menyampaikan salam, berikan pertanyaan ringan yang mudah dijawab, jangan takut berinteraksi secara langsung dengan audiens dan tanyakan pendapat audiens,” terang Tutut. (Nadhiroh/*)








Komentar