Sat Lantas Wonogiri Intensifkan Edukasi Lalu Lintas di Ops Keselamatan Candi 2026

Pendekatan Preventif dan Humanis Tekan Angka Kecelakaan

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Wonogiri terus menggencarkan Sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026 sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Kegiatan ini digelar di Jalan Diponegoro, Shelter Wonogiri, Senin (2/2/2026) pagi, dengan menyasar langsung pengguna jalan roda dua maupun roda empat. Operasi Keselamatan Candi 2026 menjadi salah satu strategi preventif Polri untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Langkah edukatif ini sejalan dengan tujuan utama operasi, yakni menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang aman dan berkelanjutan.

Kegiatan sosialisasi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dipusatkan di kawasan Shelter Wonogiri yang dikenal memiliki arus lalu lintas cukup padat. Sebanyak 20 personel Satgas Operasi Keselamatan Candi 2026 diterjunkan langsung ke lapangan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Julius Marlon Gawe, S.Tr.K., S.I.K., M.H. Personel aktif menyampaikan imbauan tertib berlalu lintas kepada para pengendara yang melintas, baik pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

Selain imbauan lisan, petugas juga membagikan sebanyak 200 lembar brosur dan pamflet Operasi Keselamatan Candi 2026. Materi sosialisasi berisi pesan-pesan keselamatan berkendara, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta pentingnya menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama saat berkendara.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., selaku Kasatgas Humas Operasi Keselamatan Candi 2026, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif yang berkelanjutan.

Menurutnya, Operasi Keselamatan Candi 2026 tidak semata berorientasi pada penindakan pelanggaran, melainkan mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis agar pesan keselamatan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Kepatuhan berlalu lintas merupakan kunci utama untuk menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban laka lantas. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat,” ujar AKP Anom Prabowo.

AKP Anom menambahkan, keberhasilan Operasi Keselamatan Candi 2026 sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Polri berharap masyarakat tidak hanya patuh saat ada operasi, tetapi menjadikan keselamatan sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Pendekatan persuasif dinilai lebih efektif dalam jangka panjang, karena mampu membangun kesadaran dari dalam diri pengendara, bukan sekadar takut terhadap sanksi hukum.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Para pengguna jalan memberikan respons positif terhadap kegiatan sosialisasi tersebut. Banyak pengendara yang mengapresiasi langkah Sat Lantas Polres Wonogiri yang lebih mengedepankan edukasi dibandingkan penindakan langsung.

Polres Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan preemtif dan preventif demi terwujudnya lalu lintas yang aman dan berkeselamatan.

  • Kegiatan sosialisasi digelar Senin, 2 Februari 2026

  • Lokasi: Jalan Diponegoro, Shelter Wonogiri

  • Jumlah personel: 20 orang

  • Brosur dibagikan: 200 lembar

  • Dampak jangka panjang terhadap penurunan angka kecelakaan masih akan dievaluasi selama masa Operasi Keselamatan Candi 2026 berlangsung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *