BeritaWonogiri.com [GIRIWOYO] – Satu nyawa melayang dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka dalam sebuah kecelakaan lalu lintas maut yang terjadi di Jalan Solo-Pacitan, Dusun Tangkluk, Desa Sejati, Kecamatan Giriwoyo, Kamis (20/11/2025) sore. Peristiwa yang melibatkan dua sepeda motor dan sebuah mobil station berwarna hitam ini semakin rumit setelah pengemudi mobil tersebut memilih kabur dari lokasi kejadian.
Kapolsek Giriwoyo, IPTU Margiyanto, menjelaskan kronologi insiden bermula dari sebuah manuver berbahaya. “Kecelakaan dipicu upaya pengendara Yamaha Mio GT yang berboncengan tiga orang untuk mendahului mobil station hitam di depannya. Bagian kemudi motor menyenggol bodi belakang mobil, membuat motor terjatuh ke jalur berlawanan,” ujarnya. Motor yang terjatuh itu kemudian bertabrakan dengan Honda Beat yang datang dari arah berlawanan.

Tabrakan beruntun itu mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka. Berikut identitas korban berdasarkan rilis Polres Wonogiri:
-
Meninggal Dunia: A R F (18), warga Nguntoronadi, mengalami luka berat pada kepala dan patah tulang paha.
-
Luka Berat: Iyan Sapto Nugroho (25), pengendara Mio GT, mengalami penurunan kesadaran dan pendarahan mata kiri; dirujuk ke RS Hermina Wonogiri.
-
Luka Sedang: Yorri Prahastiwi (19), pengendara Honda Beat, mengalami luka lecet dan dirujuk ke RSU Maguan.
-
Luka Ringan: Muhammad Rizki (26), pembonceng tengah Mio GT, dirawat jalan.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Giriwoyo bersama Unit Lakalantas Sat Lantas Polres Wonogiri segera bergerak menuju TKP. Tim melakukan evakuasi korban, mengamankan barang bukti, dan meminta keterangan saksi.
Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Subroto, melalui Kasihumas AKP Anom Prabowo, menegaskan komitmennya. “Kami mengedepankan langkah cepat di lapangan… Kendaraan yang melarikan diri sedang kami identifikasi. Polri berkomitmen menyelesaikan kasus ini secara profesional,” tegas AKP Anom Prabowo.
Kasus ini kembali menyoroti bahaya pelanggaran lalu lintas, khususnya berboncengan lebih dari kapasitas. AKP Anom Prabowo menyampaikan imbauan kerasnya. “Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa pelanggaran sekecil apa pun dapat berakibat fatal. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar, agar selalu mengutamakan keselamatan,” tambahnya.






