BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Peristiwa tanah longsor di Wonogiri terjadi di Lingkungan Jetis, RT 003 RW 005, Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Kamis (5/3/2026) malam sekitar pukul 19.45 WIB. Longsoran tanah disertai pohon tumbang sempat menutup sebagian akses jalan lingkar kota dan berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Peristiwa tanah longsor di Wonogiri ini terjadi di kawasan lahan Perhutani RPH Cubluk Surakarta BKPH Wonogiri yang berada tepat di tepi jalan lingkar kota. Material longsoran berupa tanah, batu berukuran besar, serta pohon tumbang menutup sebagian badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.
Mendapat laporan dari masyarakat sekitar pukul 20.15 WIB, personel Polsek Wonogiri Kota Polres Wonogiri langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Wonogiri melalui Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, SH, MH menjelaskan bahwa kehadiran personel kepolisian bertujuan memastikan keselamatan masyarakat sekaligus mempercepat proses evakuasi material longsor.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Wonogiri Kota segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, membantu evakuasi material longsor dan pohon tumbang yang menutup badan jalan, serta berkoordinasi dengan TNI dan BPBD Kabupaten Wonogiri,” jelas AKP Anom Prabowo.
Berdasarkan informasi di lapangan, tanah longsor di Wonogiri tersebut dipicu hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sekitar pukul 15.00 WIB.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan aliran air dari kawasan pegunungan meningkat. Kondisi tersebut membuat tanah di tepi jalan lingkar kota menjadi gembur dan akhirnya longsor.
Material tanah, batu berukuran besar, serta pohon yang tumbang kemudian menutup sebagian akses jalan sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas pada malam hari.
Di lokasi kejadian, personel Polri bersama TNI dan BPBD Kabupaten Wonogiri langsung melakukan kerja bakti membersihkan material longsor. Petugas mengevakuasi batu berukuran besar serta memotong dan menyingkirkan pohon tumbang agar akses jalan kembali dapat dilalui masyarakat dengan aman.
Selain melakukan evakuasi, petugas kepolisian juga melakukan pendataan saksi-saksi yang mengetahui kejadian, yakni Matias Helmi Kurniadi (28) warga Lingkungan Jetis, Kelurahan Wuryorejo, serta Wibawa (41) buruh harian lepas asal Desa Pare, Kecamatan Selogiri.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur rawan longsor ketika terjadi hujan deras.
“Polri hadir untuk memastikan keselamatan masyarakat. Kami mengimbau warga agar tetap berhati-hati dan segera melapor apabila mengetahui potensi bencana alam di lingkungan sekitar,” pungkas AKP Anom. (*)






