Wonogiri Daftarkan Tiga Varietas Sorgum Lokal: Baskoro Giri, Giri Kencana, dan Bismara

Sorgum lokal adaptif iklim kering resmi didaftarkan, jadi harapan baru bagi petani Wonogiri.

Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Kabar baik datang dari sektor pertanian Kabupaten Wonogiri. Dinas Pertanian (Dipertan) setempat berhasil mendaftarkan tiga varietas sorgum lokal setelah melewati proses pemurnian panjang. Ketiga varietas itu adalah Baskoro Giri, Giri Kencana, dan Bismara.

Kepala Dinas Pertanian Wonogiri, Baroto Eko Pujanto, mengatakan pendaftaran varietas ini merupakan tonggak penting bagi petani daerah. “Tiga varietas sorgum ini telah ditanam masyarakat Wonogiri kurang lebih 40 tahun. Mereka sangat adaptif dengan iklim wilayah ini, terutama di daerah yang kekurangan air. Varietas ini bisa jadi pilihan petani saat musim kemarau sekaligus mendukung sumber pangan dan pakan alternatif,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis (25/9/2025).

Sebelumnya, Dipertan menggandeng Pusat Riset Tanaman Pangan untuk pemurnian sekaligus pendaftaran varietas. Langkah ini dilakukan agar sorgum asli Wonogiri mendapat pengakuan resmi dan bisa dikembangkan lebih luas.

Menindaklanjuti pendaftaran ini, Dipertan juga melakukan uji multilokasi. Pengujian dilakukan dengan membandingkan sorgum lokal Wonogiri dengan varietas unggulan yang sudah dilepas Kementerian Pertanian. “Hasil pengujian nanti akan menjadi dasar untuk pelepasan resmi varietas sorgum Wonogiri,” jelas Baroto.

Menurutnya, keberadaan varietas ini bukan hanya soal produktivitas, tapi juga identitas daerah. “Varietas ini akan menjadi identitas sorgum lokal dengan daya adaptasi yang baik di lingkungan ekstrem Kabupaten Wonogiri. Selain itu juga dapat dikembangkan sebagai sumber energi terbarukan,” tambahnya.

Pengembangan sorgum lokal menjadi penting karena mampu menopang kemandirian pangan. Dengan harga yang relatif stabil dan kemampuan bertahan di lahan marginal, sorgum menjadi peluang besar bagi petani Wonogiri.

“Melalui program ini, kami berharap sumber bahan pangan dan produksi pertanian di Kabupaten Wonogiri semakin meningkat. Tujuannya jelas, untuk mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” tutup Baroto.(*)

Komentar