Dua Peleton Polres Wonogiri Amankan Ngaji Kebangsaan Gus Miftah Di Manjung

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Kepolisian Resor Wonogiri menurunkan personel pengamanan bersama Banser dan panitia dalam rangka pengamanan kegiatan ngaji kebangsaan oleh Gus Miftah di Lapangan Desa Manjung Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Rabu (2/8/2023) malam.

Kegiatan pengajian kebangsaan ini diselenggarakan dengan tema Kirab merah putih, Wonogiri Iman Wonogiri Aman. Sekitar 3.000 lebih jamaah datang di kegiatan ini.

Kapolres Wonogiri, AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, SH, SIK, MM, MSi bersama perwakilan Forkopimda hadir ditengah kegiatan ngaji kebangsaan yang berlangsung cukup meriah namun tetap aman dan terkendali. Selain Forkompimda juga hadir anggota DPR RI dari Fraksi PKB Luluk Nur Hamidah, MSi, MPA dan pengurus PCNU Wonogiri.

Baca juga: Rawan Peredaran Dan Pengguna, 42 Desa Di Wonogiri Jadi Pilot Proyek Kampung Bersih Narkoba

Pimpinan Ponpes Santri Manjung, Bripka Eko Julianto, SH, MPd yang juga Bhabinkamtibmas Polres Wonogiri selaku penyelenggara, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas antusiasme warga untuk bergabung mengikuti rangkaian giat pengajian ini.

Para santri melakukan kirab merah putih sebelum mengikuti ngaji bareng Gus Miftah. (BeritaWonogiri.com/Humas Reswi)

Sementara itu, Kabagops Polres Wonogiri, Kompol  Dr Dwi Krisyanto, SH, MM, MH melalui Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, SH, MH mengatakan, untuk mendukung kegiatan tersebut, Polres Wonogiri mengerahkan dua peleton pangamanan. Keseluruhan personel pamka dan pamtup merupakan gabungan dari anggota Bag, Sat dan Si Polres Wonogiri.

Personel yang terlibat terbagi menjadi beberapa ploting diantaranya Patwal keberangkatan kepulangan rombongan dan pengamanan VIP, kemudian pengamanan ring 1 di lokasi kegiatan serta pengamanan tertutup yang bertugas antisipasi gangguan Kamtibmas.

“Alhamdulillah, hingga selesai acara semua berjalan aman, tertib dan lancar. Semoga dengan digelarnya kegiatan orasi kebangsaan bersama Gus Miftah ini mampu memberi pengajaran kepada masyarakat Wonogiri untuk dapat menyelaraskan kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara sesuai kaidah nilai-nilai Pancasila sehingga tercipta negara yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur,” ujarnya. (Suryono)

Komentar