BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menyampaikan berbagai program pembangunan selama menjabat lima tahun ke depan. Putra kelahiran Baturetno ini, menegaskan program-program butuh dukungan masyarakat termasuk Muhammadiyah.
Di hadapan keluarga besar Muhammadiyah pada acara sarasehan safari Ramadan di Balai Muhammadiyah, Wonogiri, Kamis, 6 Maret 2025 petang, Bupati menjelaskan dukungan diperlukan, agar tugas yang diamanahkan dapat terlaksana dengan baik.
Lebih lanjut Bupati menyebutkan penguatan pembangunan ekonomi yang berdaya saing dan berkelanjutan menjadi prioritas programnya. Kemudian meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang didukung lingkungan sosial dan budaya masyarakat maju.
Baca juga: Muhammadiyah Tetapkan Ramadan 1 Maret, Idul Fitri 31 Maret
“Juga program penguatan landasan tata kelola pemerintahan ketahanan Sumber Daya Alam lingkungan hidup dan bencana. Potensi daya dukung Sumber Daya Manusia (SDM) dan SDA yang ada, kiranya cita-cita tersebut dapat terlaksana. Mari bersama-sama memberikan bakti terbaik sesuai kemampuan di lingkungan masing-masing untuk Wonogiri maju berkelanjutan,” ujarnya.

Bupati yang hadir bersama Wakil Bupati Imron Rizkyarno SH, pimpinan Forkopimda dan OPD saat itu diterima Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), H Kusman Thoha beserta ortom Muhammadiyah lain. Sebelum Salat Isya dan Tarawih berjemaah, Bupati dan rombongan berbuka bersama.
Salat Isya dan Tarawih di Masjid At-Tanwir lantai II Gedung Balai Muhammadiyah Wonogiri. Agenda Tarling 10 hari ini menjadi sarana silaturahmi Setyo Sukarno dan Imron Rizkyarno dengan masyarakat setelah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri periode 2025-2030.
Kabag SDM Polres Wonogiri Kompol Marwanto turut hadir. Kapolres Wonogiri, AKBP Jarot Sungkowo, melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, mengungkapkan, pihaknya mendukung dan mengapresiasi terselenggaranya safari ramadan yang diselenggarakan oleh Pemkab Wonogiri ini.

“Selain untuk mendekatkan diri dan menyerap aspirasi, safari ramadan ini juga bisa berfungsi sebagai perekat antara pemerintah dengan masyarakat,” ujarnya.
“Kami juga berpesan kepada segenap masyarakat Kabupaten Wonogiri untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kamtibmas selama bulan suci Ramadan ini,” sambungnya.
Anom mengimbau agar selalu menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama, tertib berlalu lintas di jalan dan tidak melakukan aksi balap liar, menjauhi narkoba dan miras serta mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan yang positif dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. (*)
Editor: Triantotus







Komentar