Sinergi TNI-Polri Bangun Desa, TMMD Sengkuyung III di Brenggolo Wonogiri Resmi Ditutup

Perkuat Kemanunggalan Aparat dan Warga

BeritaWonogiri.com [JATIROTO] – Program TMMD Sengkuyung III Tahun Anggaran 2026 di Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, resmi ditutup pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Upacara penutupan yang berlangsung khidmat di Lapangan Desa Brenggolo mulai pukul 08.38 hingga 09.30 WIB tersebut dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai unsur.

Jajaran pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf. Rodricho Ivan Pattihahuan, M.Tr.Mil., serta Kapolres Wonogiri yang diwakili Kabagops Kompol Agus Syamsudin, S.H., bersama jajaran Forkopimda dan Forkopimcam.

Kegiatan TMMD Sengkuyung III ini telah berlangsung selama 30 hari penuh dengan melibatkan kolaborasi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan warga setempat.

Keterlibatan aparat kepolisian tidak sebatas pengamanan, melainkan turun langsung membantu pengerjaan sasaran fisik seperti pembuatan rabat jalan beton, pembangunan gorong-gorong, hingga pembuatan talud gendong.

Selain infrastruktur fisik, program ini juga merampungkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan interaktif. Materi yang diberikan mencakup wawasan kebangsaan, keselamatan berlalu lintas, pencegahan bahaya narkoba, serta edukasi penanganan stunting melalui Posyandu dan Posbindu.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf. Rodricho Ivan Pattihahuan bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara penutupan. Rangkaian acara ditandai dengan pemukulan gong, pelepasan pita peserta, hingga penandatanganan naskah penyerahan hasil kerja TMMD kepada Bupati Wonogiri Setyo Sukarno.

Usai pelaksanaan upacara, rombongan Forkopimda Wonogiri beserta jajaran TNI-Polri meninjau langsung beberapa titik lokasi pembangunan fisik yang telah diselesaikan di Desa Brenggolo.

Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., menegaskan komitmen kepolisian untuk terus mengawal program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program TMMD. Semangat gotong royong ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujar AKP Anom Prabowo.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi erat ini menjadi modal penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan daerah pedesaan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.

Pengamanan dan pengawalan seluruh rangkaian acara penutupan berjalan lancar di bawah kendali Kapolsek Jatiroto AKP Pudiyono, S.H., M.H., bersama personel Polsek Jatiroto dan Koramil 16 Jatiroto. (*)

Komentar