BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Pengurus Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Wonogiri mengadakan rapat pleno triwulanan I tahun 2025 di kediaman Letkol Purn Slameto, Jalan Salak, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Senin, 21 April 2025.
Hadir Kasdim 0728/Wonogiri, Mayor Inf Suwandi, sesepuh Pepabri Kompol Purn Sutopo Broto, Kakan Kesbangpol Kabupaten Wonogiri, Ida, Ketua Perip Cabang Wonogiri,Teguh, Ketua LVRI merangkap Ketua PPAD Kabupaten Wonogiri, Kapten Purn Ridwan Atjo Amin, para Ketua PPAD dan pengurus inti tingkat Kecamatan se-Kabupaten Wonogiri.
Pelda Purn Kartino, Sekretaris PPAD mengawali membacakan agenda kegiatan di antaranya laporan kekuatan personel dilanjutkan laporan kegiatan pada pertemuan Triwulan yang lalu serta menyampaikan acara kegiatan yang akan berlangsung.
Baca juga: Pererat Senergitas Antar Sesama Keluarga TNI Polri, 3 Organisasi Bertemu
Ketua PPAD Kabupaten Wonogiri, Kapten Purn Ridwan Atjo Amin menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang. Dia juga menyampaikan persyaratan dan hak menerima santunan dari angggota PPAD yang meninggal dunia, disamping itu masing-masing anggota harus mempersiapkan administrasi yang diperlukan.
“Kemudian adanya pergantian Ketua PPAD yang sekarang merangkap Ketua LVRI Kabupaten Wonogiri,” jelasnya.

Sedangkan Kasdim 0728/Wonogiri meminta kita semua mau berbuat baik karena akan mendapat balasan yang lebih baik. “Ketua PPAD pemangku jabatan rangkap disyukuri suatu amanah yang dipercayakan dan dilaksanakan terlebih dahulu pembantu penjenengan yang juga bekerja demi kelancaran tugas kedepan. Kemudian prosedur pemakaman dengan upacara militer, agar diberi tenggang waktu untuk persiapan, koordinasikan dengan Koramil biar segera di tindak lanjuti secepatnya,” paparnya.
Sementara itu, Kompol Purn H Soetopo Broto sebagai penasehat menyampaikan inti halal bihalal, mengajak mensyukuri nikmat Allah di antaranya syukur dengan lisan, syukur dengan hati dan syukur dengan beramal.
“Termasuk mensyukuri kemerdekaan RI yang telah kita rasakan sampai saat ini, dimana para pejuang dan para pahlawan andil besar dalam mencapai kemerdekaan. Para purnawirawan wajib mempertahankan dengan segenap jiwa raga disesuaikan kemampuan dan kondisi sekarang serta tetap ikut mengisi kemerdekaan sesuai cita-cita para pendahulu,” tambah Soetopo broto.
Menurutnya, halal bihalal merupakan budaya dan tradisi bangsa Indonesia. “Juga manusia mempunyai dua hubungan, pertama hablum minallah dan kedua hablum minasnas. Hablum minallah manusia yang berbuat dosa kepada Allah SWT segera bertaubat minta ampunan dan hablum minasnas manusia berbuat salah atau mempunyai salah kepada orang lain segera minta maaf dan memaafkan,” jelasnya.
Setelah orang Islam sebulan penuh berpuasa melaksanakan perintah Allah dan dilanjutkan bertaubat dan minta ampun, halal bihalal dimanfaatkan untuk silaturahim, saling meminta dan memberi maaf tidak sekedar ucapan tetapi harus tulus dihati lahir bathin.
“Sebagai purnawirawan kita harus mampu berusaha mewariskan nilai-nilai keikhlasan pengabdian kepada generasi penerus utamanya anak anak kita,” ujar Soetopo. (Begug SW)







Komentar