Beritawonogiri.com [SURAKARTA] – Komisi IV DPRD Kota Surakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan tiga ruang kelas baru (RKB) di SMP Negeri 11 Surakarta, 9 September 2025. Pembangunan ini ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kerja atau sekitar akhir November 2025.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Sugeng Riyanto, menegaskan sidak dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar, terutama terkait faktor keselamatan kerja dan mutu bangunan.
“Dalam pengecekan di lapangan, kami menemukan kondisi tembok bangunan yang sangat berdekatan dengan kabel listrik PLN. Situasi ini rawan menimbulkan induksi dan berpotensi membahayakan pekerja maupun warga sekolah nantinya. Karena itu, keselamatan harus benar-benar menjadi prioritas utama,” tegas Sugeng.
Menurutnya, ada dua aspek penting yang harus diantisipasi sejak awal. Pertama, keselamatan pekerja selama proses pembangunan berlangsung. Kedua, keselamatan siswa dan guru setelah ruang kelas baru digunakan. DPRD juga telah meminta pihak pelaksana proyek untuk segera berkoordinasi dengan PLN terkait kondisi teknis di lapangan.
“Hari ini pihak PLN sudah turun ke lokasi. Kami ikut membantu mengomunikasikan agar solusi segera ditemukan, sehingga pengerjaan proyek tetap sesuai jadwal tanpa mengabaikan faktor keamanan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sugeng menekankan dua hal utama yang harus dijaga dalam proyek ini: keselamatan dan ketepatan waktu. Ia mengingatkan, penyelesaian pembangunan harus sesuai target agar bisa dimanfaatkan siswa pada tahun ajaran mendatang.
Komisi IV DPRD Surakarta berkomitmen melakukan pemantauan berkelanjutan. Dengan begitu, proyek pembangunan tiga ruang kelas baru SMPN 11 tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar mutu dan keselamatan yang layak.(*)






