Beritawonogiri.com [MANYARAN] – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali menyapa warga kecamatan Manyaran, Wonogiri, Senin (20/10/2025), membawa angin segar bagi ratusan keluarga penerima manfaat. Proses distribusi kali ini berlangsung di E-Warung milik Tri Astuti yang beralamat di Lingkungan Ngruwuh Wetan RT 1 RW 11, Kelurahan Punduhsari dan disaksikan dengan penuh kepedulian oleh para Babinsa Koramil 11/Manyaran.
Sebanyak 190 keluarga penerima manfaat (KPM) terdata menerima bantuan beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter per KPM. Bantuan tersebut merupakan hasil realisasi dari kebijakan pemerintah pusat melalui BPNT, bertujuan untuk meringankan beban kebutuhan pangan masyarakat kurang mampu di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Proses penyaluran berlangsung tertib dan lancar berkat pendampingan dan monitoring dari Babinsa. Serka Sambudi, Babinsa Kelurahan Punduhsari, menegaskan bahwa tugas pendampingan ini untuk memastikan tidak ada KPM yang terlewat serta bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak sesuai data.
Hal senada disampaikan Danramil Manyaran Kapten Inf Budi Utama yang menyoroti pentingnya sinergi antara aparat TNI dan masyarakat dalam mendukung kelancaran program pemerintah. Ia menyebut bantuan BPNT tidak sekadar penyaluran beras dan minyak goreng, tetapi juga meningkatkan akses rakyat miskin pada sumber pangan bergizi, menggerakkan ekonomi rakyat, dan memperluas inklusi keuangan melalui E-Warung.
Bantuan BPNT sendiri diberikan lewat mekanisme akun elektronik yang hanya dapat dibelanjakan untuk produk pangan di E-Warung terdaftar. Sistem ini dinilai efektif, transparan, dan mencegah adanya penyalahgunaan dana bantuan, karena setiap transaksi tercatat secara digital dan mudah diawasi.
Kehadiran Babinsa di lokasi penyaluran juga memberikan rasa aman serta memastikan ketertiban masyarakat tetap terjaga sepanjang proses. Seluruh warga penerima manfaat mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian pemerintah serta bantuan yang diterima tepat waktu saat kebutuhan meningkat.
Dengan sinergi semua pihak—pemerintah, Babinsa, perangkat desa, dan pengelola E-Warung—penyaluran BPNT di Manyaran terbukti membawa manfaat nyata. Program ini sekaligus membuktikan bahwa distribusi bantuan pangan non tunai pemerintah dapat berjalan efektif, akuntabel, dan menyentuh rakyat hingga lapisan bawah.(*)







Komentar