Kejaksaan Wonogiri Pastikan Kebijakan Pengadaan Seragam Sesuai Regulasi

Plt Kepala Kejaksaan Wonogiri dan tim pendampingan bersama Dinas Pendidikan pastikan kualitas serta transparansi pengadaan seragam sekolah

Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Kegiatan pengambilan sampel bahan kain seragam SD dan SMP/MTS Tahun 2025 ini dilaksanakan di Gudang PT. Mempeng Pilar Kreasi, Kota Surakarta, Rabu (22/10/2025). Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan Plt Kepala Kejaksaan Negeri Wonogiri, Ibu Tjut Zelvira Nofani, S.H., M.H, didampingi Kepala Seksi Intelijen Daud Waluyo Pohan, S.H selaku Tim Pengamanan Pembangunan Strategis, serta Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Suhardi, S.H selaku Tim Pendampingan. Turut hadir juga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri sebagai mitra pelaksanaan.

Tujuan pengambilan sampel adalah memastikan kualitas dan kesesuaian bahan kain dengan spesifikasi teknis yang tertuang dalam dokumen pengadaan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, serta mencegah potensi penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah.

Kepala Kejaksaan Negeri Wonogiri menegaskan bahwa pendampingan ini bertujuan meningkatkan kepastian hukum dan integritas pengadaan. “Pendampingan ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya nyata memastikan proses pengadaan berjalan sesuai regulasi dan manfaatnya langsung dirasakan oleh murid sekolah di Wonogiri,” ujarnya.

Setelah sampel diambil, bahan kain akan diuji lebih lanjut untuk menilai ketebalan, warna, daya tahan serat, serta faktor kenyamanan digunakan. Hasil uji akan menjadi dasar penetapan bahan kain resmi untuk seragam siswa SD dan SMP/MTs Tahun 2025 di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam pelaksanaan pengadaan seragam. Mereka berharap proses uji laboratorium berjalan transparan sehingga kualitas seragam dapat terjamin sebelum diproduksi massal. “Kita ingin seragam yang nyaman dipakai, tahan lama, dan sesuai standar teknis,” kata perwakilan dinas.

Konteks kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu layanan publik melalui pengadaan barang pemerintah yang akuntabel. Kegiatan ini juga menggarisbawahi pentingnya peran Jaksa, dinas terkait, serta mitra industri untuk memastikan setiap rupiah negara benar-benar memberikan manfaat optimal bagi murid di Wonogiri.(*)

Komentar