BeritaWonogiri.com [SEMARANG] – Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Jawa Tengah memberikan apresiasi atas komitmen dan capaian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam keterbukaan informasi publik. Hal ini disampaikan langsung Ketua KIP Jateng, Indra Ashoka Mahendrayana, dalam audiensi dengan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, di Semarang, Kamis (4/12/2025).
Audiensi Bahas Capaian dan Target Keterbukaan Informasi
Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Gubernur ini membahas perkembangan monitoring dan evaluasi (Monev) keterbukaan informasi tahun 2025. Indra Ashoka didampingi jajaran komisioner menyampaikan bahwa secara umum, keterbukaan informasi di Jawa Tengah menunjukkan tren positif.

Lebih dari 70% Daerah di Jateng Dinilai Informatif
Indra Ashoka memaparkan, berdasarkan pemantauan, lebih dari 70% kabupaten/kota di Jawa Tengah telah masuk kategori informatif. Akses masyarakat terhadap data dan informasi dari badan publik semakin mudah.
“Kalau kita mencari data dan informasi dari badan publik, misalnya pemerintah daerah, itu relatif mudah. Banyak informasi sudah diunggah melalui website dan media sosial,” jelas Indra Ashoka dalam audiensi tersebut.
Ia menekankan peran strategis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di setiap institusi untuk memperluas penyebaran informasi.
102 Badan Publik Masuk Tahap Uji Publik Monev 2025
Ketua KIP Jateng juga melaporkan bahwa Monev 2025 telah memasuki tahap akhir. Sebanyak 189 badan publik mengikuti, dengan 102 badan publik lolos hingga tahap uji publik. Mereka dinilai dengan peringkat ‘Menuju Informatif’, ‘Cukup Informatif’, hingga ‘Informatif’.
Penganugerahan hasil Monev rencananya akan digelar pada 16 Desember 2025 mendatang.
Gubernur Luthfi Apresiasi dan Dukung Penuh
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Monev oleh KIP Jateng. Ia menegaskan bahwa informasi dan komunikasi adalah kebutuhan utama.
“Kami siapkan, dan kami apresiasi kegiatan ini. Saat ini yang dibutuhkan adalah informasi dan komunikasi. Kalau tersumbat, ya kita juga jadi tidak siap,” ujar Gubernur Luthfi.
Diskominfo Jateng Perkuat Ekosistem Digital
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng, Agung Hariyadi, yang turut hadir menyatakan komitmen Pemprov dalam memperkuat ekosistem keterbukaan informasi. Dukungan teknologi digital menjadi salah satu pilar utama, melalui platform seperti Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN) dan program Rumah Rakyat.
“Semua bagian dari upaya membuka transparansi seluas-luasnya, agar masyarakat bisa menyampaikan kebutuhan dan memperoleh informasi dengan mudah,” tegas Agung.
Jateng Kejar Predikat Informatif untuk Kedelapan Kalinya
Pemprov Jawa Tengah memiliki catatan gemilang, telah meraih predikat Provinsi Informatif secara berturut-turut selama tujuh tahun dalam Monev tingkat nasional. Tahun ini, targetnya adalah mempertahankan gelar tersebut untuk yang kedelapan kalinya, mengukuhkan komitmen transparansi dan akuntabilitas publik.(*)







Komentar