BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Pengamanan jalur KA Bathara Kresna menjelang mudik Lebaran 1447 H/2026 M menjadi perhatian serius Polres Wonogiri. Untuk memastikan keamanan dan kelancaran transportasi kereta api, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M. bersama Manager Pengamanan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta melakukan pengecekan langsung jalur Kereta Api Perintis Bathara Kresna (KRD), Selasa (20/1/2026).
Pengecekan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kecelakaan lalu lintas, khususnya di perlintasan sebidang yang kerap dilalui masyarakat. Mengingat meningkatnya mobilitas warga menjelang arus mudik Lebaran, kesiapan jalur transportasi publik menjadi hal yang krusial.
Polres Wonogiri bersama PT KAI berkomitmen menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat pengguna transportasi kereta api. Jalur KA Bathara Kresna yang melayani rute Solo Purwosari–Wonogiri menjadi salah satu jalur vital bagi mobilitas warga, baik untuk kepentingan mudik maupun aktivitas harian.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menegaskan bahwa sinergitas antara Polri dan PT KAI merupakan kunci utama dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan jalur KA Bathara Kresna aman, baik bagi pengguna kereta api maupun masyarakat yang melintas di perlintasan,” ujarnya di sela kegiatan pengecekan.
Pengecekan dilakukan menyeluruh mulai dari kondisi rel, lingkungan sekitar jalur, hingga perlintasan sebidang yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan.
Perlintasan sebidang menjadi salah satu titik rawan, terutama di kawasan permukiman dan jalur lalu lintas padat. Oleh karena itu, pengecekan difokuskan pada ketersediaan sarana keselamatan seperti palang pintu, speed bump, serta keberadaan petugas penjaga perlintasan.
Polres Wonogiri memastikan bahwa pengamanan jalur kereta api merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, terutama menjelang momen besar seperti mudik Lebaran.
Kapolres menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan pengamanan.
“Transportasi publik harus aman dan nyaman. Ini menjadi tanggung jawab bersama, baik Polri, PT KAI, maupun masyarakat,” tambahnya.
Berdasarkan hasil pengecekan, KA Bathara Kresna memiliki kapasitas 96 kursi dan dapat mengangkut maksimal 144 penumpang. Jalur ini melintasi sejumlah wilayah di Kabupaten Wonogiri dengan tingkat aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.
Tercatat terdapat 17 titik perlintasan sebidang di wilayah Kabupaten Wonogiri. Dari jumlah tersebut, baru sebagian perlintasan yang dilengkapi fasilitas keselamatan memadai.
Petugas mendapati dua perlintasan yang telah dijaga secara aktif, yakni:
-
KM 30+5/6 Simpang Alas Kethu, dijaga Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri dengan palang pintu.
-
KM 31+6/7 Lingkungan Gerdu, dijaga petugas KAI tanpa palang pintu.
Selain itu, terdapat empat titik perlintasan yang telah dilengkapi speed bump sebagai alat pengendali kecepatan kendaraan.
Meski masih ditemukan perlintasan tanpa palang pintu dan petugas, kondisi jalur rel secara umum dinilai aman.
Hasil pengecekan memastikan bahwa sepanjang jalur rel dari wilayah Kabupaten Wonogiri hingga perbatasan Kabupaten Sukoharjo tidak ditemukan titik rawan banjir maupun longsor. Kondisi alam yang stabil ini menjadi faktor pendukung kelancaran perjalanan KA Bathara Kresna selama arus mudik Lebaran.
Sebagai langkah lanjutan, Polres Wonogiri bersama PT KAI memberikan sejumlah rekomendasi guna meningkatkan keselamatan.
Rekomendasi tersebut antara lain:
-
Pemasangan tambahan speed bump di dua titik perlintasan sebidang.
-
Peningkatan pengamanan di perlintasan tanpa palang pintu.
-
Penguatan koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait.
Langkah ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Polres Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Melalui kegiatan pengecekan jalur KA Bathara Kresna ini, Polres Wonogiri menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M. Sinergitas dengan PT KAI diharapkan mampu menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat. (*)







Komentar