BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Pemicuan 5 Pilar STBM Wonogiri digelar di Kelurahan Giriwono dan Wuryorejo pada 11–12 Februari 2026. Program STBM Wonogiri ini menjadi langkah strategis mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju sanitasi aman dan air minum aman melalui pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Sebanyak 140 warga mengikuti kegiatan yang difasilitasi tenaga kesehatan, kader, pemerintah kelurahan, serta Program Fasilitator PT Djarum Kudus wilayah Wonogiri. Pendekatan STBM Wonogiri menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat untuk menemukan dan menyelesaikan persoalan kesehatan secara mandiri.
Jurnalis Titin Drajat menegaskan, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan STBM Wonogiri.
“Perubahan perilaku dilakukan secara total oleh seluruh keluarga agar mampu memutus mata rantai penularan penyakit,” jelasnya.
Pemicuan 5 Pilar STBM meliputi tahapan pemetaan, penelusuran lingkungan, diskusi kelompok (Diagram F), serta penyusunan rencana aksi bersama warga.
Program STBM Wonogiri berlangsung di enam titik di Kelurahan Giriwono dan tiga titik di Kelurahan Wuryorejo.
Sony Suharsono selaku PF PT Djarum Kudus menjelaskan, kegiatan ini bagian dari program sanitasi terpadu. Lurah Giriwono Joko Puspita dan Lurah Wuryorejo Gunarti Subur menyampaikan apresiasi atas dukungan pembangunan jamban sehat dan pemasangan PDAM bagi warga.
Kegiatan ini turut dihadiri Sanitaria, Promkes Puskesmas Wonogiri II, serta Dinas Kominfo. Pemerintah berharap STBM Wonogiri mampu meningkatkan kesadaran warga untuk tidak BABS sembarangan, mencegah stunting, dan menciptakan lingkungan sehat berkelanjutan. (Begug SW)






