BeritaWonogiri.com [JATISRONO] – Peristiwa kebakaran di Jatisrono menghanguskan sebuah kandang sapi dan kambing milik warga Desa Sumberejo, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, pada Jumat, 26 Juni 2026 sekitar pukul 12.15 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun hewan ternak yang mati dalam musibah tersebut. Warga setempat bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Wonogiri langsung bergerak cepat melokalisasi kobaran api.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, amukan si jago merah diduga kuat berasal dari bara api atau bludukan yang masih menyala di sekitar lokasi. Api kemudian menyambar material bangunan kandang yang mayoritas kering dan mudah terbakar. Dalam waktu singkat, kobaran api langsung membesar dan melumat sebagian besar struktur bangunan.
Saat bencana melanda, pemilik kandang sedang melaksanakan ibadah Salat Jumat di masjid terdekat sehingga tidak mengetahui awal mula munculnya api. Ketika kembali ke rumah, ia mendapati ruang penyimpanan ternaknya sudah diselimuti asap pekat dan api yang membubung tinggi.
Salah seorang warga sekitar, Anggy Pranan, mengonfirmasi situasi mencekam tersebut. Saat dihubungi melalui panggilan WhatsApp, ia menjelaskan bahwa masyarakat yang melihat kejadian itu langsung bergotong-royong memadamkan api dengan alat seadanya. Langkah ini dilakukan agar api tidak merembet ke hunian utama sembari menunggu armada pemadam tiba.
Mendapat laporan darurat dari warga, Tim Damkar Wonogiri bergegas menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran beserta delapan personel yang dipimpin oleh Setyo Pamungkas. Petugas tiba di lokasi kejadian pada pukul 12.50 WIB dan langsung melakukan lokalisasi serta pendinginan area.
“Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar 40 menit untuk memastikan tidak ada lagi titik api sekecil apa pun yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” ujar Setyo Pamungkas.
Berkat sinergi yang solid antara warga dan petugas, seluruh hewan ternak di dalam kandang berhasil dievakuasi ke tempat aman. Petugas menyelamatkan sebanyak empat ekor sapi dan delapan ekor kambing dari kepungan asap. Setelah situasi dipastikan aman, tim Damkar menyudahi operasi pada pukul 13.30 WIB untuk kembali ke Markas Komando (Mako).
Operasi penyelamatan ini berjalan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Menyikapi kejadian ini, petugas mengimbau masyarakat Wonogiri untuk lebih waspada dan memastikan bara api atau sisa pembakaran sampah benar-benar padam sebelum ditinggalkan. (Nonot/PJW)







Komentar