BeritaWonogiri.com [WURYANTORO] – Penyuluhan Kamtibmas Polsek Wuryantoro di Masjid An Nur digelar pada Rabu (25/2/2026) malam di Desa Genukharjo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berbasis keagamaan melalui pendekatan humanis.
Kapolsek Wuryantoro AKP Edi Santoso, S.H., hadir langsung memberikan ceramah atau kultum kepada jamaah mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Turut hadir takmir masjid, kepala desa beserta perangkat, serta warga sekitar yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Dalam penyuluhan kamtibmas Polsek Wuryantoro di Masjid An Nur tersebut, AKP Edi Santoso menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dan saling menghormati perbedaan pandangan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai langkah preventif mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Selain itu, warga diimbau bijak menggunakan media sosial dan menjauhi praktik judi online serta balap liar yang kerap meresahkan masyarakat.
“Peran tokoh agama dan masyarakat sangat strategis dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Nilai kebersamaan dan saling menghormati harus terus dijaga,” ujar AKP Edi Santoso dalam ceramahnya.
Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wahyu Sulistyo, menjelaskan bahwa kegiatan penyuluhan kamtibmas Polsek Wuryantoro di Masjid An Nur merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.
Menurutnya, Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga persatuan dan stabilitas kamtibmas.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Jamaah mengikuti ceramah dengan penuh perhatian dan memberikan respons positif terhadap pesan yang disampaikan.
Melalui penyuluhan kamtibmas Polsek Wuryantoro di Masjid An Nur, jajaran kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus mengintensifkan pembinaan masyarakat. Sinergi dengan tokoh agama dan perangkat desa dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan Wonogiri yang aman, damai, dan harmonis.
Pendekatan berbasis keagamaan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini. (*)








Komentar