BeritaWonogiri.com [SUKOHARJO] – Pemakaman mertua Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berlangsung khidmat di TPU Pracimaloyo, Makamhaji, Sukoharjo, Rabu (25/2/2026). Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, hadir langsung mengikuti prosesi sekaligus menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhumah Dra. Inayah Sri Suwani.
Almarhumah meninggal dunia dalam usia 77 tahun dan diberangkatkan dari rumah duka di Perumahan Borobudur Regency, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, sekitar pukul 14.30 WIB menuju lokasi pemakaman.
Sumarno turut dalam rombongan pemberangkatan jenazah hingga ke TPU Pracimaloyo. Prosesi pemakaman berlangsung dengan suasana haru dan penuh doa dari keluarga serta para pelayat.
Almarhumah dimakamkan di samping makam putrinya, Nurina Mulki Wati, istri Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang wafat pada 2019.
Perwakilan keluarga, Zainul Bahar, yang juga adik Ahmad Luthfi, menyampaikan permohonan maaf atas nama keluarga besar.
“Atas nama keluarga, kami memohon maaf sebesar-besarnya apabila semasa hidup almarhumah terdapat tutur kata maupun perbuatan yang kurang berkenan. Kami juga memohon doa agar almarhumah diampuni segala dosa-dosanya dan mendapatkan husnul khatimah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sumarno mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhumah diampuni segala dosa dan kesalahannya serta ditempatkan di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan,” kata Sumarno.
Kehadiran Sekda Jateng menjadi bentuk empati dan dukungan moril dari jajaran pemerintah daerah dalam momen duka tersebut.
Dalam prosesi pemakaman mertua Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, pihak keluarga juga menyampaikan salam dari sang gubernur yang masih menjalankan tugas di Jakarta. Meski tidak dapat hadir secara langsung, doa dan penghormatan disampaikan untuk almarhumah.
Suasana pemakaman berlangsung tertib dan khidmat. Doa-doa dipanjatkan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. (*)






