BeritaWonogiri.com [NGADIROJO] – Guna menciptakan suasana wilayah yang aman dan sejuk, Polsek Jatipurno bersama Forum Silaturahmi Beladiri Bersatu (FSBB) Kecamatan Jatipurno memperkuat sinergitas perguruan silat di wilayah Kabupaten Wonogiri. Langkah preventif ini dilakukan melalui pertemuan rutin lintas organisasi bela diri guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang datangnya Bulan Suro.
Acara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut digelar di kediaman Kapolsek Jatipurno, IPTU Sutrisno, S.H., di Dusun Mojorejo, Desa Ngadirojo Lor, Sabtu (9/5/2026) malam. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran kepolisian, Ketua FSBB Sukiyo, serta perwakilan dari berbagai organisasi besar seperti PSHT P.16, PSHT P.17, PSH Tunas Muda Winongo, Jujitsu, PSNU Pagar Nusa, hingga Persinas ASAD.
Membangun Komunikasi Lewat Silaturahmi Rutin
Ketua FSBB Jatipurno, Sukiyo, memberikan apresiasi tinggi kepada pihak kepolisian yang terus memfasilitasi ruang dialog antarperguruan. Menurutnya, komunikasi yang intens menjadi kunci utama mengapa wilayah Jatipurno tetap berada dalam zona hijau atau kondusif meski memiliki latar belakang organisasi yang beragam.
“Kami berterima kasih kepada Polsek Jatipurno. Hingga saat ini, hubungan antarperguruan silat di Jatipurno tetap aman, rukun, dan kondusif. Ini yang akan terus kami pertahankan,” tegas Sukiyo dalam sambutannya.
Antisipasi Peningkatan Aktivitas Jelang Bulan Suro
Kapolsek Jatipurno, IPTU Sutrisno, S.H., menekankan bahwa momen menjelang Bulan Suro biasanya diiringi dengan peningkatan aktivitas anggota perguruan silat, baik latihan maupun tradisi pengesahan. Ia meminta seluruh elemen yang tergabung dalam FSBB untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Menjelang Bulan Suro akan banyak kegiatan. Kami sangat berharap seluruh elemen FSBB ikut menjaga situasi agar tetap terkendali. Tolong awasi juga adik-adik atau siswa agar tetap mengutamakan pendidikan di sekolah dan memperhatikan waktu latihan,” ujar IPTU Sutrisno.
Selain diskusi serius mengenai kamtibmas, kegiatan ini uniknya diisi dengan arisan bersama. Hal ini dirancang untuk mencairkan kekakuan antaranggota dan mengubah paradigma persaingan menjadi rasa persaudaraan yang erat.
Apresiasi dari Polres Wonogiri
Secara terpisah, Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyatakan bahwa model pendekatan FSBB merupakan wadah strategis yang patut dicontoh.
“Sinergitas antara Polri, tokoh masyarakat, dan perguruan silat sangat penting untuk menciptakan situasi damai. Kami mengapresiasi FSBB yang mampu menyelesaikan potensi persoalan secara kekeluargaan sebelum menjadi konflik besar,” kata AKP Anom Prabowo.
Polres Wonogiri berkomitmen akan terus mendukung kegiatan positif yang berorientasi pada persatuan. Rencananya, pertemuan FSBB bulan berikutnya akan dilaksanakan secara resmi di Mapolsek Jatipurno untuk semakin mempererat hubungan antara aparat dan para pendekar bela diri di Wonogiri. (*)








Komentar