BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Alumni kelas 3D SMP Negeri 1 Wonogiri, Jawa Tengah tahun 1979 menggelar reuni. Acara temu kangen berlangsung dalam suasana guyub dan gayeng tersebut digelar di resto Kawasan Komplek Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Sabtu, 14 September 2024.
Dengan tajuk Reuni Kontingen 3D, acara reuni spontan ini bisa menghadirkan para siswa yang dulu bareng-bareng menuntut ilmu di kelas 3D SMP Negeri 1 Wonogiri tahun 1979. Meski spontan, peserta reuni berdatangan dari berbagai kota di Tanah Air, seperti dari Pekanbaru, Jakarta, Bogor, Surabaya, Yogyakarta, Purwokerto, Solo dan Wonogiri.
“Ini reuni spontan. Kami kontak teman-teman hanya lewat grup percakapan WA. Hasilnya luar biasa. Teman-teman sekelas di 3D SMP Negeri 1 Wonogiri tahun 1979 antusias untuk hadir ke reuni. Semangat teman-teman untuk bertemu begitu besar. Kerukunan kami tetap terus terjaga hingga sekarang,” kata Triyas Sarwendyah, salah satu penggagas kegiatan.
Baca juga: Reuni Akbar Pesantren SGJ, Dosen Staimas Sampaikan 3 K Peran Alumni Dan Santri Ala Mbah Liem
Dituturkan oleh inisiator yang lain, Endang Utami Sugiarti, sebutan Kontingen 3D ini pada 45 tahun silam memang selalu menjadi pemersatu dan penyemangat. Saat dirinya dan teman-teman sekelas bertanding dalam berbagai kegiatan lomba kesenian dan olahraga pada acara class meeting antar kelas di lingkungan SMP Negeri 1 Wonogiri, semangat ini pula yang membawa dan mengantarkan para siswa 3D punya spirit besar untuk berprestasi memenangi banyak lomba.
“Semangat Kontingen 3D dari tahun 1979 hingga 2024 atau sudah 45 tahun, tidak pernah luntur. Semangat kekeluargaan ini pula yang membawa teman-teman bisa datang jauh-jauh ke Wonogiri. Bahkan ada teman yang seharusnya bertugas ke luar negeri, membatalkan tugasnya dan memilih untuk datang ke acara reuni ini,” kata Utami.
Alumni Kontingen 3D, selain tersebar di berbagai kota, kini juga menekuni berbagai profesi dan menduduki jabatan. Mulai dari pembantu rektor, akademisi di universitas ternama, jurnalis, komentator olahraga di televisi, pengusaha, ASN hingga ibu rumah tangga.
Serunya, para peserta reuni masing-masing datang tidak dengan tangan kosong. Mereka juga membawa hadiah dan buah tangan khas tempatnya masing-masing untuk dibagikan ke teman yang lain sebagai tanda cinta.

“Wah senang rasanya bisa hadir di sini. Bisa ketemu teman-teman lama. Kami bisa saling berbagi,” kata Rustiyatmi, peserta reuni.
Selain ramah-tamah, guyon dan menceritakan kekonyolan masing-masing saat dulu duduk bersama di bangku SMP, kegiatan reuni diakhiri dengan pembagian doorprize, berbagi cindera mata dan pengumpulan donasi. Hasil donasi ini di antaranya diserahkan kepada mendiang suami salah satu rekan murid kelas 3D yang telah berpulang, Desember tahun lalu.
Peserta reuni juga tidak mau kehilangan kesempatan jauh-jauh datang ke Wonogiri. Mereka memanfaatkan dengan meluangkan waktu untuk berwisata di Waduk Gajah Mungkur dan objek sekitarnya.
“Tahun depan, rencananya kami mau menggelar reuni Kontingen 3D lagi di Yogyakarta. Kami akan atur waktunya dan sampaikan jauh-jauh hari agar teman-teman yang hadir bisa lebih banyak lagi,” harap Wahyu Nugroho.
“Mulai sekarang harus siap-siap. Kami tidak mau ketinggalan momen untuk bertemu kembali dengan teman-teman saat remaja dulu,” sebut Marsini. (Triantotus)







Komentar