Demokrat Kecam Fitnah Soal Ijazah Jokowi, Siap Ambil Langkah Hukum

Partai Demokrat Bantah Tudingan “Partai Biru” dan Tantang Tuduh Secara Terang

Beritawonogiri.com [JAKARTA] – Partai Demokrat dengan tegas membantah keterlibatan dalam polemik dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, menyebut tuduhan yang mengaitkan Demokrat sebagai “partai biru” sebagai fitnah yang tidak berdasar dan menantang pihak penuduh untuk menyebut nama secara terang-terangan.

“Sejak awal, ini urusan pribadi Pak Jokowi dengan penuduhnya, apalagi sudah masuk ranah hukum. Kami kaget nama Demokrat dibawa-bawa,” ujar Jansen melalui pernyataan di akun X pribadinya, Senin (28/7/2025).

Ia menegaskan bahwa tidak ada kader Demokrat yang diperiksa polisi terkait kasus ini, yang telah melibatkan puluhan saksi. Jansen menantang, “Jika ada kaitan dengan Demokrat, buka saja BAP saksi. Jangan tuduh samar-samar dengan simbol ‘partai biru’.

Sebut langsung, misalnya ‘Demokrat terlibat’, agar kami bisa ambil langkah hukum.” Ia menyebut tuduhan tersebut tidak masuk akal dan menganggapnya sebagai provokasi. Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa bulan lalu, ia secara pribadi membela Jokowi dalam isu ijazah ini usai bertemu mantan Ketua Senat Fakultas Kehutanan UGM 1980-an di sebuah acara.

“Kami tidak pernah ikut campur, tapi kalau dicolek, kami siap. Ini jadi ajang konsolidasi kader,” tegasnya. Jansen menegaskan bahwa Demokrat akan menjaga marwah partai, terutama jika nama Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diseret.

“Begal partai saat berkuasa saja kami lawan, apalagi ini,” katanya. Ia meminta kader tetap semangat dan menunggu arahan resmi melalui struktur partai, sambil menjadikan pernyataan Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) sebagai pedoman. (*)

Komentar