Diterjang Banjir, Jembatan Gantung Di Sembukan Putus

BeritaWonogiri.com [SID0HARJO] – Akses jalan bagi warga Dusun Kenteng dan Bulak Pengkol, Desa Sembukan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri putus, setelah jembatan gantung putus diterjang banjir Minggu, 15 Desember 2024 malam.

Ketua pelaksana harian BPBD Wonogiri, Trias belum memberikan penjelasan tapi di WAG Forum FRB mengunggah chat begini “Info sembukan Sidoarjo dospundi temen2 katanya jembatan Pengkol putus dibawa arus banjir,” tulisnya pukul 20.12 WIB.

Pernyataan itu ditanggapi oleh Sudarman dengan mengirimkan dua video berisikan informasi jembatan gantung putus. Keterangan dalam video diperkuat pernyataaan dari Eko Tito, jembatan gantung hanyut, air meluap. Tinggi jembatan 8 meter masih ke sapu air meluap.

Baca juga: 10 Tahun Penantian Akses Jembatan Antardusun Di Desa Sembukan Itu Terwujud

Diberitakan sebelumnya warga dua dusun itu menunggu 10 tahun untuk mendapatkannya. Jembatan itu memghubungkan antardusun Di Desa Sembukan.

BeritaWonogiri.com/Ist

Pada Minggu, 3 November 2024, mereka membuat acara tasyakuran, atas jembatan gantung itu dan tumpeng dipotong Ahmad Luthfi, Calon Gubernur Jateng nomor urut 2 dan diserahkan ke tokoh masyarakat.

Jembatan itu menghubungkan dua dusun di Desa Sembukan, yakni Dusun Kenteng dan Dusun Bulak Pengkol. Keberadaan jembatan gantung mempersingkat jarak warga dan anak sekolah pergi ke SD atau kantor desa.

Sebelum ada jembatan warga memutar hingga 4 sampai 5 kilometer. Namun warga yang nekat, menyeberang sungai yang berkedalaman hingga lutut orang dewasa.

Salah seorang warga Sembukan, Karmin mengaku senang. Menurutnya, sebagian warga Dusun Bulak Pengkol memiliki lahan pekarangan di seberang Sungai Keduang.

Sedangkan, Kepala Desa (Kades) Sembukan, Suradi dan Sekretaris Desa Sembukan, Andri, mengatakan warga sudah mengimpikan belasan tahun. “Sudah lama, 10-an tahun lebih,” ucap Andri. (Triantotus)

Komentar