Jawab Tantangan Ekosistem Digital, STABN Raden Wijaya Latih Mahasiswa Jadi Kreator

STABN Raden Wijaya Bekali Mahasiswa dengan Pelatihan Konten Kreatif untuk Dongkrak Pariwisata

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri secara proaktif membekali mahasiswanya dengan keterampilan masa depan melalui “Pelatihan Peningkatan Keterampilan Membuat Konten Kreatif”. Kegiatan yang digelar Jumat (21/11/2025) ini menghadirkan pakar komunikasi kreatif, Chris Setyohadi Broto Wijoyo, untuk membahas peran vital konten kreatif dalam mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di Wonogiri.

Dalam pemaparannya, Chris menegaskan bahwa mahasiswa tidak bisa mengabaikan kekuatan ekosistem digital. “Meski tren belanja offline masih ada, dunia digital telah menjadi ekosistem baru yang wajib dihadapi ke depan,” ujarnya di Aula Kampus STABN Raden Wijaya.

Peserta pelatihan praktik langsung menyusun ide konten kreatif berdasarkan materi yang telah diberikan. (Foto: Fery Y.)

Pelatihan ini menekankan pada pergeseran paradigma di era digital. Chris menjelaskan bahwa digitalisasi telah meruntuhkan batas-batas geografis dalam rantai ekonomi. Wonogiri sebagai wilayah ‘hulu’ yang kaya akan produk lokal dan potensi pariwisata, menurutnya, memiliki peluang besar jika mampu menghadirkan konten yang relevan dan menarik.

“Target pemasaran tidak harus dari komunitas kita sendiri. Buatlah produk yang mereka sukai, bukan hanya yang kita sukai,” pesan Chris, menekankan pentingnya memahami selera pasar yang lebih luas.

Materi pelatihan juga mengulas beberapa tren kunci yang sedang berlangsung, yang membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda. Beberapa tren tersebut antara lain digitalisasi UMKM, kebangkitan tren lokal, dukungan pemerintah, dan perubahan perilaku konsumen yang lebih mengandalkan internet.

Fenomena ini, lanjut Chris, menciptakan peluang karier yang cerah di bidang konten kreatif. “Profesi seperti konten kreator, videografer, desainer komunikasi visual, dan digital marketer di sektor pariwisata memiliki masa depan yang sangat baik,” ujarnya. Karya yang dihasilkan tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga dapat memperkuat citra daerah.

Melalui penyampaian yang interaktif, mahasiswa diajak memahami kekuatan sebuah konten yang baik. Konten tidak hanya sekadar informatif, tetapi harus mampu menggerakkan emosi audiens, memengaruhi persepsi, dan mendorong mereka untuk melakukan tindakan, seperti mencari informasi lebih lanjut atau bahkan mengunjungi suatu tempat.

Pelatihan ini diharapkan menjadi katalisator bagi mahasiswa STABN Raden Wijaya Wonogiri untuk lebih siap berkontribusi dalam memajukan ekonomi kreatif daerah. Dengan bekal keterampilan membuat konten kreatif, mereka diharapkan dapat menjadi motor penggerak yang mempromosikan kekayaan lokal Wonogiri ke khalayak yang lebih luas.

Dengan diselenggarakannya pelatihan ini, STABN Raden Wijaya Wonogiri menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga relevan dengan tantangan dan peluang di era ekonomi digital. (Fery Yelyanto)

Komentar