Permata Bank Buka Wealth Wisdom 2026 di Semarang, Dorong Nasabah Baca Perubahan Ekonomi sebagai Peluang

Wealth Wisdom Memasuki Tahun ke-12

BeritaWonogiri.com [SEMARANG] – Permata Bank membuka rangkaian Wealth Wisdom Semarang 2026 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Mengusung tema “Finding Balance, Building Resilience” dengan semangat “Growing Together Through Changes”, kegiatan ini menghadirkan perspektif ekonomi dan investasi bagi nasabah.

Pemilihan Semarang sebagai kota pembuka sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang tetap solid. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, ekonomi Jawa Tengah pada triwulan II 2026 tumbuh 5,71 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Secara kumulatif, perekonomian Jawa Tengah pada Semester I 2026 tumbuh 5,80 persen. Pertumbuhan tersebut dinilai menunjukkan kuatnya aktivitas ekonomi di Jawa Tengah sekaligus membuka peluang bagi individu maupun pelaku usaha.

Direktur Consumer dan Branch Banking Permata Bank, Eddie Sajoga, mengatakan Semarang menjadi titik awal yang tepat untuk rangkaian Wealth Wisdom tahun ini.

“Semarang menjadi titik awal yang tepat untuk memulai perjalanan Wealth Wisdom tahun ini. Melalui platform ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi kita semua untuk bertemu, belajar, dan memperluas perspektif dalam merancang masa depan finansial yang lebih kuat dan terarah.”

Menurut Eddie, pengelolaan keuangan perlu dipahami dari berbagai perspektif, mulai dari individu dan keluarga hingga bisnis. Semangat tersebut menjadi bagian dari Wealth Wisdom ke-12 untuk membantu nasabah menghadapi ketidakpastian sekaligus menemukan peluang untuk terus tumbuh.

Dalam penyelenggaraan di Semarang, Wealth Wisdom 2026 mengangkat tema “Turning Economic Shifts into Opportunities” melalui gala dinner eksklusif di Padma Hotel Semarang.

Nasabah Priority dan Private Permata Bank mendapatkan perspektif mengenai perubahan ekonomi dan strategi investasi dari Dr. Aviliani, Ekonom Senior INDEF, serta Krizia Maulana, CAIA, Associate Director, Head of Investment Specialist, Eastspring Investments Indonesia.

Dr. Aviliani menekankan pentingnya kemampuan membaca perubahan dan mengelola risiko di tengah dinamika ekonomi global. Ia menilai ketidakpastian tidak selalu menjadi ancaman, tetapi dapat membuka peluang bagi pihak yang mampu beradaptasi dan mengambil keputusan secara tepat.

“Kita tetap perlu optimis di tengah dinamika ekonomi global saat ini. Di balik berbagai tantangan, masih terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan, terutama bagi mereka yang mampu berinovasi dan membaca perubahan lebih awal.”

Sementara itu, Krizia Maulana membahas ketangguhan investasi melalui pengelolaan risiko yang terukur. Ia menyebut tiga prinsip utama, yakni diversifikasi, selektivitas, dan fleksibilitas.

Wealth Wisdom merupakan platform literasi dan edukasi berkelanjutan Permata Bank yang memasuki penyelenggaraan tahun ke-12. Platform tersebut dirancang untuk mendampingi perjalanan pengelolaan kekayaan nasabah secara lebih holistik.

Pada 2026, Wealth Wisdom mengangkat enam pilar pengelolaan kekayaan, yaitu Frugality, Purpose, Health, Relation, Giving, dan Moments.

Setelah Semarang, rangkaian Wealth Wisdom 2026 akan berlanjut ke Makassar pada 10 September, Bali 15 September, Medan 23 September, Bandung 30 September, Surabaya 7 Oktober, dan ditutup di Jakarta pada 22 Oktober 2026.

Melalui rangkaian tersebut, Permata Bank menyatakan komitmennya mendampingi nasabah dalam mengelola kekayaan, mulai dari membangun dan mengembangkan aset hingga mempersiapkan keberlanjutan bisnis lintas generasi. (*)

Komentar