BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Event Jelajah Geosite Wonogiri 2026 akan digelar pada 14–15 Februari 2026 dengan rute Lembah Bengawan Solo Purba hingga Pantai Klotok Sembukan. Kegiatan overland ini diprakarsai Adventure Community Wonogiri dan menjadi ajang eksplorasi potensi geowisata di wilayah selatan Kabupaten Wonogiri.
Dalam rundown resmi, peserta diwajibkan hadir satu jam sebelum start di Tikungan Gapura Barat FFWS BBWS Wonogiri Subcenter untuk registrasi ulang dan pembagian atribut. Start perjalanan dijadwalkan pukul 08.00 WIB. Panitia juga menetapkan frekuensi HT sebagai satana komunikasi utama karena sepanjang rute terdapat sejumlah titik blank spot.
Perjalanan Jelajah Geosite Wonogiri 2026 dimulai dari Wonogiri kota, kemudian melintas Dusun Ngebung sekitar Batu Lebar untuk pembagian bekal ringan.
Peserta dijadwalkan regrouping pukul 10.30–11.00 WIB di Museum Kars Pracimantoro. Lokasi ini menjadi salah satu ikon geowisata yang merepresentasikan bentang alam karst Wonogiri.
Rombongan melanjutkan perjalanan dan makan siang pukul 12.00–13.30 WIB di kawasan Lembah BSP, Dusun Mendak. Kawasan ini termasuk bagian dari Lembah Bengawan Solo Purba yang memiliki nilai geologi dan sejarah tinggi.
Peserta Jelajah Geosite Wonogiri 2026 akan beristirahat di Desa Wisata Watu-Wati sebelum melintas Pantai Sadeng. Panitia mengingatkan peserta tidak berhenti di Sadeng karena izin hanya untuk melintas.
Destinasi akhir adalah Pantai Klotok Sembukan, lokasi camping dan kegiatan malam.
Salah satu panitia sekaligus leader track, Joko JK, melalui flayer yang diterima beritawonogiri.com menegaskan bahwa Jelajah Geosite Wonogiri 2026 bukan sekadar touring komunitas.
“Kegiatan ini kami rancang untuk mengenalkan potensi geosite Wonogiri kepada peserta sekaligus memperkuat kebersamaan komunitas. Kita ingin peserta menikmati alam, tetapi tetap tertib, aman, dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Joko JK.
Ia menambahkan, koordinasi teknis dilakukan secara detail, termasuk pembagian leader track dan sweeper, agar perjalanan tetap terkontrol.
“Kami sudah menyiapkan leader dan sweeper di tiap jalur. Harapannya, seluruh peserta bisa mengikuti rundown dengan disiplin sehingga acara berjalan lancar hingga penutupan,” katanya.
Malam hari di Pantai Klotok akan diisi dengan api unggun, makan malam bersama, ramah tamah, serta pengundian doorprize mulai pukul 20.00 WIB. Penutupan dan packing dijadwalkan Minggu pagi pukul 07.00–08.00 WIB.
Jelajah Geosite Wonogiri 2026 diharapkan menjadi momentum promosi wisata berbasis geologi sekaligus memperkuat citra Wonogiri sebagai destinasi adventure yang aman dan menarik. (*)








Komentar