BeritaWonogiri.com [GIRIMARTO] – Jajaran Polsek Girimarto kembali menggelar program Police Go To School dengan mengadakan pembinaan pelajar pada upacara bendera di SDN 3 Selorejo, Senin (24/11/2025). Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 90 peserta tersebut, Kapolsek Girimarto IPTU Sutarto bertindak langsung sebagai Pembina Upacara dan menyampaikan pesan-pesan penting mengenai kedisiplinan, nasionalisme, dan keamanan bagi para siswa.
Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Sekolah Afid Abidin, S.Pd., beserta jajaran guru dan staf. “Anak-anak harus fokus pada tugas utama, yaitu belajar. Semangat belajar adalah bekal untuk masa depan pribadi dan bangsa. Jangan sia-siakan harapan orang tua dan guru,” tegas IPTU Sutarto dalam amanatnya.

Kapolsek menekankan bahwa upacara bendera bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momen penting untuk menanamkan nilai-nilai dasar berbangsa. “Upacara bendera adalah momentum untuk menanamkan jiwa patriotisme, disiplin, serta rasa kebangsaan sejak dini,” ujarnya di hadapan siswa-siswi.
Pendekatan ini sejalan dengan upaya Polri untuk membangun karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan rasa cinta tanah air.
Selain motivasi belajar, Kapolsek juga menyampaikan imbauan spesifik tentang dua isu kritikal di kalangan pelajar: penggunaan telepon genggam dan perundungan (bullying). Ia meminta siswa untuk menggunakan gadget secara bijak.
“Gunakan HP untuk hal yang bermanfaat, terutama menunjang proses belajar. Jangan sampai ada perundungan di sekolah, dan guru harus memantau perilaku siswa,” pesannya. Imbauan ini sekaligus menjadi pengingat bagi para guru untuk lebih waspada dan aktif mencegah praktik bullying di lingkungan sekolah.
Program ini merupakan bagian dari instruksi Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, untuk mendekatkan institusi kepolisian dengan dunia pendidikan. Melalui Kasat Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, disampaikan bahwa Police Go To School adalah bentuk nyata pencegahan dini.
“Kami terus mendorong jajaran untuk hadir di sekolah-sekolah sebagai bentuk pencegahan dini terhadap kenakalan remaja, perundungan, dan penyalahgunaan gawai. Kehadiran Polri di tengah pelajar juga menjadi sarana edukasi yang efektif,” ungkap AKP Anom Prabowo.
Polres Wonogiri berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pihak sekolah dalam membangun lingkungan belajar yang positif. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, sehat, dan kondusif bagi pertumbuhan karakter pelajar.






