BeritaWonogiri.com [NGADIROJO] – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Wonogiri bagian timur pada akhir pekan ini. Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu (11/4/2026) siang mengakibatkan insiden pohon tumbang Wonogiri di sejumlah titik strategis Kecamatan Ngadirojo. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ini sempat melumpuhkan akses jalan utama dan menimpa kediaman milik warga setempat.
Data yang dihimpun menunjukkan bencana ini menerjang dua lokasi berbeda dalam waktu yang hampir bersamaan. Titik pertama berada di Dusun Sanggrahan, Desa Ngadirojo Kidul, tepatnya di depan Kantor Pos Ngadirojo. Di lokasi tersebut, sebuah pohon akasia berukuran besar roboh hingga melintang dan menutup akses jalan publik.
Sementara itu, titik kedua dilaporkan berada di Dusun Tukluk, Desa Kerjo Lor. Sebuah pohon pete tumbang dan langsung menimpa bagian atap rumah milik Tukinem (warga RT 03/RW 15). Beruntung, saat kejadian penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materiil berupa kerusakan genteng diperkirakan mencapai Rp300 ribu.
Evakuasi Cepat Polsek Ngadirojo dan Warga
Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Ngadirojo AKP Pujoyono, S.H., beserta personel kepolisian langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas kepolisian bersama warga setempat menunjukkan aksi gotong royong yang solid dalam memotong dan menyingkirkan material pohon yang menghalangi jalan.
“Begitu menerima informasi, anggota kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Kami melakukan tindakan cepat dengan membantu evakuasi pohon serta memastikan situasi lalu lintas kembali aman dan kondusif,” ujar AKP Pujoyono di sela-sela proses pembersihan.
Imbauan Polri Terkait Potensi Cuaca Ekstrem
Terpisah, Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan wujud nyata pelayanan masyarakat yang responsif. Ia menekankan bahwa fungsi kepolisian mencakup aspek kemanusiaan yang luas.
“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya di musim penghujan seperti saat ini,” jelas AKP Anom.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di depan Kantor Pos Ngadirojo maupun di pemukiman warga Desa Kerjo Lor telah kembali normal. Petugas telah berhasil mengevakuasi seluruh material pohon. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan setiap kejadian bencana alam kepada pihak berwenang guna penanganan medis atau teknis secara cepat dan tepat. (*)






