BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Setiap 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan yang menjadi momentum refleksi atas peristiwa heroik Surabaya tahun 1945 dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Pada tahun 2025, Kabupaten Wonogiri menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Alun-Alun Giri Krida Bakti, dihadiri oleh Bupati Setyo Sukarno sebagai Inspektur Upacara, Forkopimda, Dandim 0728/Wng Letkol Inf Edi Rustriyono, dan jajaran OPD terkait.
Dalam amanatnya, Bupati Wonogiri membacakan pesan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf: “Di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita hormati para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama di batu nisan, melainkan cahaya penerang jalan kita hingga kini.”

Peringatan ini mengingatkan bahwa dari Surabaya sampai Banda Aceh, para pahlawan berjuang demi masa depan bangsa, bukan untuk diri mereka pribadi. Selepas kemerdekaan, para pahlawan kembali ke rakyat, membangun, mengajar, dan mengabdi tanpa menuntut balasan. “Kehormatan sejati bukan pada posisi, tetapi manfaat yang ditinggalkan untuk bangsa,” ujar Inspektur Upacara.
Kemerdekaan Indonesia lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. Tiga hal utama yang dapat diteladani dari pahlawan bangsa adalah semangat membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, serta memastikan tak ada satu pun anak bangsa tertinggal dalam arus kemajuan.
Di masa kini, perjuangan tak lagi dengan bambu runcing, melainkan lewat ilmu, empati, dan pengabdian. Semangatnya sama: memperjuangkan kemajuan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Semangat pahlawan terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, seperti memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, dan membangun manusia Indonesia yang sehat dan cerdas.
Pesan upacara tahun ini: kemerdekaan Indonesia tidak boleh sia-sia. Tiap generasi diajak melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani bangsa lebih tulus. Giliran kita menjaga agar api perjuangan tidak pernah padam.(*)







Komentar