Warga Gunturharjo Bangun Jalan Cor Blok dari Dana Desa Rp60 Juta

Pembangunan jalan di Dusun Guntur menggunakan Dana Desa 2025 senilai Rp60 juta untuk dukung aktivitas ekonomi 2.000 warga

Beritawonogiri.com [PARANGGUPITO] – Warga Dusun Guntur, Desa Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, tengah melaksanakan pembangunan jalan cor blok di wilayah Tegal Turiloyo. Pekerjaan ini dimulai sejak 5 September 2025 dan menjadi prioritas utama karena jalur tersebut merupakan akses ekonomi vital bagi warga di tiga dusun — Guntur, Pelem, dan Petir — dengan total sekitar 2.000 jiwa penerima manfaat.

Pembangunan jalan sepanjang 134 meter ini menggunakan alokasi Dana Desa 2025 sebesar Rp60 juta. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, mendukung mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan perekonomian lokal. Melalui proyek ini, masyarakat juga menunjukkan semangat gotong royong dengan terlibat langsung dalam proses pengerjaan agar dapat diselesaikan tepat waktu dalam tujuh hari kerja.

Kepala Dusun Guntur, Desa Gunturharjo, Widhi Hartono, menjelaskan bahwa pembangunan cor blok ini menjadi bukti nyata manfaat Dana Desa dalam memperkuat ekonomi pedesaan. “Pembangunan ini sangat penting bagi masyarakat kami. Jalan ini adalah urat nadi aktivitas ekonomi warga, baik petani maupun pedagang, sehingga dapat memangkas biaya transportasi dan mempercepat mobilitas hasil panen,” ujarnya pada Rabu (22/10/2025).

Namun, Widhi juga menyampaikan kekhawatirannya atas rencana penurunan alokasi Dana Desa dalam APBN 2026, dari Rp71 triliun menjadi Rp60 triliun. Ia berharap pemerintah pusat bisa meninjau kembali kebijakan tersebut. “Sebagai Kepala Dusun, saya sangat berharap agar Dana Desa dinaikkan kembali. Jika alokasinya turun, pembangunan di desa akan terhambat dan pemerataan pembangunan bisa menurun. Desa seperti kami masih sangat membutuhkan dukungan pembiayaan untuk infrastruktur dasar,” tegasnya.

Pemerintah Desa Gunturharjo menilai program Dana Desa selama ini menjadi instrumen vital dalam menggerakkan pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui pendanaan ini, warga dapat merealisasikan berbagai proyek penting seperti perbaikan jalan, saluran air, irigasi pertanian, serta fasilitas publik lainnya yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan. “Dana Desa benar-benar menjadi napas pembangunan. Kami menggunakannya dengan transparan agar setiap rupiah bisa dirasakan manfaatnya oleh warga,” tambah Widhi.

Proses pembangunan jalan berjalan lancar dengan dukungan penuh masyarakat setempat. Warga Dusun Guntur bekerja bergotong royong setiap hari, mulai dari menyiapkan bahan material hingga proses pengecoran. Antusiasme warga menciptakan suasana kebersamaan yang kuat di tengah upaya pemerintah desa mempercepat pemerataan infrastruktur. “Rasa kebersamaan inilah yang membuat proyek bisa cepat selesai meski dengan dana terbatas,” ungkap salah satu warga, Suyono, yang ikut dalam pembangunan.

Menurut laporan Pemerintah Desa Gunturharjo, jalan cor blok Tegal Turiloyo nantinya akan menghubungkan area pertanian dengan jalan utama menuju pusat Kecamatan Paranggupito. Dengan infrastruktur tersebut, desa berharap distribusi produk pertanian dapat lebih efisien dan biaya logistik berkurang. Ke depannya, pemerintah desa juga berencana memperpanjang proyek serupa ke wilayah-wilayah lain yang masih memiliki kondisi jalan rusak.

Bagi masyarakat Gunturharjo, keberhasilan proyek ini menjadi bukti bahwa Dana Desa benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar warga desa. Dengan partisipasi aktif masyarakat dan pengawasan pemerintah lokal, pembangunan infrastruktur kini semakin berpihak pada kepentingan rakyat kecil. Warga berharap agar keberlanjutan program ini terus diperkuat, bukan hanya dari sisi anggaran, tetapi juga komitmen bersama untuk menciptakan desa mandiri dan sejahtera.(*)

Komentar