Warga Kerdukepik Giripurwo Diajak Lakukan Lingkungan Bersih

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), pilar ke 5 yaitu pengamanan limbah cair rumah tangga salah satu bentuk nyatanya adalah pengelolaan lumpur tinja dengan cara penyedotan secara berkala dan pengolahan lumpur tinja di instalasi pengolahan lumpur tinja di Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT). Kali ini kegiatan dilakukan di Lingkungan  Kerdukepik, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri sebagai sasaran sedot tangki septik, Jumat, 19 Juli 2024.

Kegiatan ini diinisiasi Usaid iuwash tangguh bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup. Hadir di antaranya Edy Triyanto sebagai Sosial Behaviour Change Specialist, Sony Suharsono sebagai City Facilitator Wonogiri, Palgunadi sebagai Urban Sanitation Specialist, Cahyadi sebagai Commication & Outreach Specialist, hadir pula dari DLH Wonogiri, Yunus Ambar Nurwanta, ST, MM sebagai pejabat pengendali dampak lingkungan, dan Kader Swadaya Masyarakat (KSM) Go Nyawiji Giripurwo Wonogiri diketuai Yayuk Nurwati beserta 4 kader lainnya Lilis, Ngatini, Sri Mulyaningsih dan Tri Suhartini.

Hadir pula Babinsa Koramil 01/Wonogiri desa binaan Kelurahan Giripurwo, Sertu Agus S. Salah satu kader KSM, Tien Sudraja menyampaikan, kali ini ada empat rumah yang akan diadakan penyedotan septik di lingkungan Kerdukepik RT 01 RW 02, Giripurwo, Wonogiri.

Baca juga: Mantan Ketua PPK Wonogiri Tersandung Kasus Ganja Meninggal Dunia

Yakni RT 01dirumah Muh Sudrajat dan Suparno sedang RT 02 Harjanto dan di RT 04 Burhadi. Penyedotan diawali di lingkungan Kerdukepik RT 01 RW 02, Kelurahan Giripurwo di rumah Muh Sudrajat terkumpul 1,6 m3.

Saat dijumpai Muh Sudrajat menyampaikan senang. “Setelah ada sosialisasi sedot septik dari KSM, saya berusaha menuju rumah sehat dan sejak tahun 2008 atau 16 tahun belum pernah disedot. Harapan kedepan bisa menjadi contoh warga setempat dan lainnya untuk sedot septik WC dan saya dengar septik sangat berbahaya bila penuh dan bisa meledak karena menyimpan gas,” ujar Sudrajat.

Pada kesempatan ini Sony Suharsono menyampaikan tujuan 5 pilar STBM salah satunya stop buang air besar sembarang. Lima pilar itu, yakni berhenti buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

BeritaWonogiri.com/Begug SW

Kelima pilar dapat mengurangi penyakit berbasis lingkungan dikarenakan sulitnya akses air bersih dan sanitasi yang buruk memicu munculnya penyakit berbasis lingkungan seperti diare kronik dan stunting.

Sedangkan Yunus Ambar Nuwanta dari DLH, menyampaikan di Wonogiri layanan sedot lumpur tinja merupakan usaha untuk menuju akses sanitasi di Kabupaten Wonogiri.

“Saat ini dilayani dengan sistem layanan lumpur tinja tidak terjadwal atau on call yang kedepannya akan dilayani dengan sistem layanan lumpur tinja terjadwal. Sedot lumpur tinja selain dilayani oleh DLH bisa dilayani pengusaha sedot swasta yang sudah bekerjasama dengan DLH dalam pengolahan lumpurnya,” jelasnya.

Yang membedakan antara pelayanan DLH dan pengusaha swasta tentunya dalam hal tarif. “Dimana tarif DLH tentunya lebih ringan karena disesuaikan dengan tarif yang ada di Perda No 25 tahun 2023 tentang pajak daerah dan retribusi daerah,” tambah Yunus. (Begug SW)

Komentar