3 Hari di Pengungsian, Korban Banjir Tegowanu Ditengok Wagub

BeritaWonogiri.com (GROBOGAN) – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengunjungi para korban banjir di Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan.
Kunjungan ini dilakukan gubernur setelah tiga hari mengungsi pasca bencana banjir melanda daerah itu.

Korban banjir di Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, lega bisa curhat kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin.

Warga yang sudah tiga hari meninggalkan rumah dan mengungsi di Desa Tanggirejo itupun curhat kepada Wagub. Warga curhat soal pemukiman mereka yang masih tergenang, dan fasilitas di lokasi pengungsian.

Sugiati, salah satu warga Desa Sukorejo mengatakan, kunjungan wagub membuat warga senang, karena bisa meminta agar segera ada penanganan terhadap bencana banjir di desanya.

“Alhamdulillah senang. Kasihan kan para korban banjir yang sudah tiga hari di pengungsian,” katanya.

Menurut Sugiati, pemerintah bergerak cepat untuk melakukan penanganan secara darurat. Warga korban dievakuasi ke tempat pengungsian. Selain itu langsung didirikan dapur umum sekaligus posko kesehatan.

“Warga sudah tercukupi kebutuhan makannya. Ibu-ibu dibantu tim dari relawan, memasak untuk memenuhi kebutuhan makan,” lanjutnya.

Sutipah, warga Sukorejo lainnya menceritakan, banjir datang Sabtu Malam 17 Mei 2025, akibat tanggul sungai jebol. Air yang masuk ke pemukiman membuat warga panik.

“Waktu itu hujan deras dari sore sampai malam. Terus jam sembilan malam (pukul 21.00-an WIB) ada pengumuman banjir. Ya panik, dan akhirnya menyelamatkan barang-barang, seperti TV dan kasur,” ungkapnya.

Selanjutnya, pemerintah setempat membantu evakuasi warga untuk ke posko pengungsian.
Air sempat surut, tapi ada banjir susulan dan sampai setinggi perut, sehingga sampai sekarang warga harus mengungsi di sini.

“Ya ini banjir paling parah, meskipun di sini sering banjir. Harapannya, segera ditangani,” timpal Aminah, juga Warga Sukorejo.

Sementara itu dari data BPBD Jateng, tanggung sungai jebol berdampak banjir di 6 dusun yang dihuni 364 kepala keluarga. Hingga saat ini, tanggul jebol masih dalam penanganan alat berat.

Wagub Taj Yasin menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BBWS dan kementerian terkait, untuk menanggulangi bencana banjir tersebut.

“Bukan hanya Grobogan, tapi sampai ke Kudus. Memang harus ada percepatan,” ujarnya.

Gus Yasin, menegaskan akan segera menggunakan alat pompa, karena lokasi banjir berada di cekungan. Sehingga air sulit surut. Pihaknya sedang menghitung kebutuhan yang diperlukan, sekaligus memetakan titik-titik rawan.

“Kita minta segera dan nanti kita koordinasikan dengan BBWS dan kementerian. Sehingga, kita bisa bersama-sama,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Yasin menyalurkan bantuan uang kepada para korban senilai lebih dari Rp250 juta. Selain itu, membagikan mainan kepada anak-anak korban banjir. (Irfandy*/Wk/Ul, Diskominfo Jateng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *