BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Enam pilar terdiri dari kapolsek, Danramil, camat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, kades dan lurah mengikuti pengarahan enam pilar di pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (7/9/2023). Pengarahan berkaitan dengan mewujudkan Pilpres dan Pileg 2024 yang aman, damai dan sejuk di Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan tersebut digelar oleh Polda Jateng dan diikuti serentak seluruh jajaran Polda Jateng melalui siaran zoom meeting dari MAJT Convention Hall Semarang. Dengan narasumber Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pj Gubernur Jateng, Komjen Pol (Purn) Nana Sudjana, Ketua KPU Propinsi Jateng dan Ketua Bawaslu Propinsi Jateng.
Hadir dalam giat zoom tersebut, Kapolres Wonogiri, AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, SH, SIK, MM, MSi, Wakapolres Wonogiri, Kompol Andi Mohammad Akbar Mekuo, SH, SIK, MH, Dandim 0728 Wonogiri, Letkol Inf Deny Oktavianto, SIP dan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo.
Baca juga: Presiden Joko Widodo: Pesta Demokrasi, Sudah Seharusnya Rakyat Bergembira Adanya Pemilu
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memimpin pengarahan mengatakan, berkumpulnya 6 pilar tersebut sebagai bentuk konsolidasi untuk wujudkan pemilu damai di Jawa Tengah, sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar pejabat di wilayah. Sehingga mampu mencegah munculnya kerawanan yang dapat mempengaruhi jalannya Pemilu 2024.

Adapun materi pokok dalam pembekalan yang pertama disampaikan Ketua KPU Propinsi Jateng berupa pentahapan Pemilu 2024 serta indeks kerawanan Pemilu 2024.
Selanjutnya juga dibahas mengenai pelanggaran yang sering terjadi selama pemilu dan cara penanganannya dalam materi yang disampaikan Bawaslu Propinsi Jateng. Materi terakhir berupa Mekanisme Penanganan Tindak Pidana Pemilu 2024 yang disampaikan oleh Direktur Reskrimum Polda Jateng.
“Kegiatan ini sekaligus sebagai sarana menciptakan cooling system di tengah masyarakat untuk mewujudukan sitkamtibmas yang kondusif saat pemilu,” lanjut Kapolda.
Kapolda menilai, jangka waktu pelaksanaan pemilu yang cukup panjang mulai dari pilpres hingga pilkada serentak, membuat pihaknya merasa perlu untuk membentuk satgas cooling system guna mendinginkan permasalahan yang timbul.

“Kita juga sudah siapkan satgas cyber crime untuk mengantisipasi penyebaran berita bohong di dunia maya yang dapat memperkeruh suasana di tengah masyarakat,” tegasnya.
Dengan demikian diharapkan agar di masyarakat tidak terjadi polarisasi, politik identitas, black campaign, dan sebagainya sehingga tercipta gelaran pemilu yang aman dan damai.
“Kami mengapresiasi kegiatan hari ini karena 6 pilar ini adalah elemen yang sangat penting terutama di tingkat kecamatan dan desa,” ujar Ketua KPU Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro.
Ditambahkannya Provinsi Jawa Tengah merupakan barometer kesuksesan pemilu di indonesia, dan diharapkan pemilu mendatang berjalan sukses dan damai seperti pemilu yang telah digelar sebelumnya.
“Tahun 2019 dan 2020 kita sukses menggelar pemilu di Jawa Tengah tanpa ekses dan diharapkan hasil ini dapat diraih kembali dalam pemilu mendatang,” ujarnya. (Suryono)






