7.000-An Ekor Ayam Jadi Korban Si Jago Merah

BeritaWonogiri.com [SIDOHARJO] – Sebanyak 7.000-an ekor ayam di Desa Sempukerep, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri menjadi korban si jago merah, Selasa, 8 April 2025. Ayam di dalam kandang milik Suyadi, warga RT 02 RW 02, Dusun Masaran, Desa Sempukerep, Kecamatan Sidoharjo ludes dilalap si jago merah.

Informasi yang diperoleh kejadian itu berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB. Menurut keterangan saksi Purwanto, 52, kandang ayam yang berada di sebelah rumahnya terbakar. Dia menduga kebakaran berasal dari bahan baku penghangat hewan jenis unggas tersebut.

“Saya nggak tau pasti apa penyebab kebakaran kandang. Dugaan sementara api penghangat ayam ada di dalam kandang yang menyambar kandang. Karena seperti biasa penghangat itu ada yang dari gas ada juga yang memakai bahan solar dan itu biasa digunakan untuk ayam usia 1 hari sampai 15 hari. Selanjutnya ayam diberi makan dan minuman,” ujar Purwanto.

Baca juga: Rumah Warga Pulutan Wetan Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sebelum kandang itu terbakar, pemilik Suyadi, 45, setelah memberi makan dan minuman ayam sekitar pukul 20.00 malam. Ia kembali kerumahnya dan kembali lagi sekitar pukul 22.00 untuk melihat kondisi kandang tapi tidak terjadi apa-apa.

BeritaWonogiri.com/Setyo Nugroho

Kandang yang mampu menampung 10.000 ekor ayam, kini kondisinya ludes terbakar dan hanya puing-puing reruntuhan bangunan yang hampir sebagian besar berbahan kayu itu.

Ia menuturkan, jika lebih dari 7.700 ekor ayam yang masih berusia kurang dari 15 hari itu mati. “Masih ada sekitar 100-an ekor yang lepas dari kandang dengan kondisi masih hidup,” ujarnya.

Menurut Kepala Desa Sempukerep, Parmo, 49 akibat kebakaran tersebut kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp650 juta. Kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.

“Alhamdullilah tidak ada korban jiwa, hanya saja lebih dari 7000 ekor ayam mati semua terbakar,” imbuhnya.

Sampai berita ini di himpun warga gotong royong membantu membersihkan sisa-sisa kebakaran dan tim investisigasi Polres Wonogiri sedang melakukan olah tempat kejadian perkara. (Setyo Nugroho)

Komentar