Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) Kabupaten Wonogiri menggulirkan program perlindungan jaminan jiwa bagi nelayan melalui penyerahan simbolis kartu Asuransi Nelayan, Selasa (28/10/2025) di RM Sari Raras, Sendang, Wonogiri. Kegiatan pertemuan rutin triwulan ini diikuti 65 orang perwakilan kelompok nelayan dari seluruh Wonogiri.
Program asuransi yang didanai APBD Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng ini memberikan perlindungan kepada 705 nelayan Wonogiri. Kepala DKPKP Wonogiri, Sutardi, menekankan pentingnya asuransi bagi nelayan sebagai penangkal risiko tinggi dalam aktivitas usaha perikanan tangkap.

“Asuransi ini memberi jaminan apabila terjadi musibah saat melaut. Nelayan dan keluarga tetap memiliki jaminan untuk keberlangsungan serta kesejahteraan,” ujar Sutardi. Ia berharap program ini terus berlanjut untuk menjaga ketenangan dan kelangsungan usaha nelayan.
Ruang perlindungan yang diberikan sangat luas. Jika terjadi kecelakaan saat mencari ikan, keluarga nelayan bisa memperoleh santunan meninggal dunia sampai Rp120 juta. Santunan cacat permanen maksimal Rp60 juta dan biaya pengobatan hingga Rp12 juta. Kecelakaan di luar aktivitas melaut juga tetap tercover: meninggal dunia Rp12 juta, cacat permanen maksimal Rp60 juta, dan biaya pengobatan maksimal Rp12 juta.
Asuransi nelayan ini diyakini menjadi jaring pengaman utama bagi kesejahteraan keluarga, sekaligus motivasi baru bagi nelayan untuk tetap produktif dan berani menghadapi risiko di laut. Iwan dari Kelompok Nelayan Restu Baruna mewakili rekan-rekan menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Wonogiri dan Pemprov Jawa Tengah atas fasilitasi serta kemudahan asuransi.
“Kami benar-benar berterima kasih untuk bantuan asuransi. Program ini bukan sekadar bantuan, tapi penambah semangat dan ketenangan nelayan dalam berusaha,” kata Iwan. Nelayan sangat berharap program ini berlanjut agar jaminan keselamatan keluarga tetap terjaga seiring aktivitas penangkapan ikan.
Penyerahan kartu asuransi ini semakin memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk melindungi pelaku usaha perikanan tangkap serta menumbuhkan rasa aman dan semangat kerja para nelayan Wonogiri di masa mendatang.
Sinergi DKPKP, kabupaten, dan provinsi memperlihatkan peran nyata pemerintah sebagai pelindung dan mitra utama dalam membangun kemandirian serta kesejahteraan pelaku usaha kelautan dan perikanan daerah.(*)






