Gempa M5,1 di Samudra Hindia Selatan Yogyakarta Picu Longsoran Batuan di Wonogiri

Dr. Daryono, BMKG Ungkap Dampak Gempa Signifikan Lewat Video Pendek di Media Sosial

BeritaWonogiri.com [TIRTOMOYO] – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,1 yang berpusat di Samudra Hindia Selatan Yogyakarta pada Sabtu (1/2/2025) pukul 07:40 WIB menimbulkan sejumlah dampak signifikan. Salah satunya adalah terjadinya longsoran bebatuan bukit (rock fall) di akses jalan Dusun Pucungan, Desa Sidorejo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Informasi ini diungkapkan oleh Dr. Daryono, S.Si., M.Si., Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), melalui akun X miliknya @DaryonoBMKG. Dalam unggahan tersebut, Dr. Daryono membagikan video pendek berdurasi 23 detik yang memperlihatkan kondisi longsoran batuan di lokasi kejadian.

“Gempa ini berdampak pada kestabilan lereng bukit, khususnya di wilayah Wonogiri. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan maupun dampak sekunder seperti longsor,” ujar Dr. Daryono dalam keterangannya.

Baca juga: Warga Wonogiri Keluar Rumah Rasakan Gempa Magnitudo 5.2 Di Gunungkidul

Gempa tersebut dirasakan di beberapa wilayah di Jawa Tengah dan Yogyakarta, namun hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur yang signifikan. (*)

Sumber: @DaryonoBMKG
Editor: Tri Wahyudi

Komentar