Kendaraan Berstrobo, Pakai Sirine Dan Gunakan Pelat Nomor Khusus Atau Rahasia Jadi Sasaran Operasi Candi 2025

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Selama 14 hari ke depan, pengguna jalan semakin disiplin karena 11 pelanggaran menjadi prioritas dalam Operasi keselamatan lalu lintas Candi 2025. Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2025 telah dilakulan di halaman Polres Wonogiri. Senin, 10 Februarib2025.

Apel dipimpin Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo, SH, SIK dan peserta apel terdiri dari personel Polres Wonogiri, Kodim 0728 Wonogiri, Satpol PP dan Dishub Kabupaten Wonogiri.

Kapolres Wonogiri mengatakan, Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi Tahun 2025 ini merupakan Operasi Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H Tahun 2025.

Baca juga: Satu Peleton Kodim 0728/Wonogiri Terlibat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi

Menurutnya, operasi dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 10 Februari 2025 sampai 23 Februari 2025 dengan melibatkan 85 personel jajaran Polres Wonogiri, didukung dari perkuatan personel TNI, Dishub serta instansi terkait lainnya.

BeritaWonogiri.com/Anom

“Tujuan operasi ini adalah meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas,” ujarnya.Seusai apel seperti biasa dilanjutkan pemeriksaan sarana prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi tahun 2025.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kasi Humas, AKP Anom Prabowo, SH, MH, mengatakan beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran dari operasi ini meliputi berkendaraan sambil menggunakan telepon genggam, pengemudi di bawah umur, sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang dan berkendara dalam pengaruh alkohol, penggunaan helm tidak SNI, tidak menggunakan sabuk pengaman.

Pelanggaran lainnya adalah berkendara melawan arus, berkendara melebihi batas kecepatan, kendaraan yang over dimension dan over loading, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan menggunakan lampu isyarat (strobo) dan isyarat bunyi (sirine) serta kendaraan yang menggunakan pelat nomor khusus atau rahasia.

“Diharapkan dengan dilaksanakan Operasi Keselamatan Lalu Lintas ini dapat meningkatkan disiplin kepatuhan dalam berlalu lintas, dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran serta fatalitas laka lantas,” harapnya. (*)
Editor: Triantotus

Komentar