BeritaWonogiri.com [SELOGIRI] – Babinsa (Bintara Pembina Desa (Babinsa), Koramil 02/Selogiri, Sertu Hanang Wahyu Siswanto bersama petugas Bulog dan PPL aktif mendampingi panen padi. Kehadiran mereka untuk memastikan kelancaran serapan gabah kering panen (GKP) ke Badan Urusan Logistik (Bulog).
Serapan gabah dari petani Sujiono dan Supriyanto, Selasa, 11 Maret 2025 malam. Pada panen di Desa Jaten dan Kelurahan Kaliancar ini dihasilkan gabah mencapai 3014 kg.
Hasil ini menjadi pencapaian yang membanggakan bagi petani setempat, sekaligus menandakan potensi pertanian yang baik di wilayah tersebut.
Baca juga: Menurunnya Panen Padi Petani Balong: Irigasi Rusak dan Gotong Royong Mati
Kehadiran Babinsa dan perwakilan Bulog memberikan dukungan penting bagi petani dalam memastikan gabah yang dipanen dapat terserap dengan baik dan efisien.

Babinsa memiliki peran strategis dalam mendampingi petani selama proses panen, terutama dalam memastikan serapan gabah kering panen ke Bulog berjalan lancar.
“Mereka tidak hanya bertindak sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penghubung antara petani dan pihak terkait seperti Bulog. Babinsa turut memberikan bimbingan dan sosialisasi kepada petani mengenai prosedur serta tata cara penyerahan gabah ke Bulog agar sesuai standar yang ditetapkan,” ujar Hanang.
Kerja sama antara Babinsa, petani dan Bulog merupakan bentuk sinergi dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Pendampingan yang dilakukan bersama-sama membuat proses serapan gabah menjadi lebih efektif dan efisien.
Sinergi ini juga memperkuat koordinasi antara berbagai instansi di tingkat lokal, yang pada akhirnya berdampak positif bagi sistem pertanian di wilayah tersebut.
Pendampingan ini tidak hanya memastikan gabah petani terserap ke Bulog, tetapi juga memberikan manfaat lebih luas. Petani mendapatkan kepastian terkait pembelian gabah dengan harga layak, yakni Rp6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP) serta proses penyaluran yang lebih transparan. (*)
Editor: Triantotus







Komentar