BeritaWonogiri.com [SELOGIRI] – Peristiwa kecelakaan maut Selogiri kembali memakan korban jiwa tepat di jalur Krisak–Pule, sebelah barat Terminal Giri Adi Pura Wonogiri, Minggu (10/5/2026). Insiden memilukan yang terjadi tepat pukul 12.00 WIB ini melibatkan dua unit sepeda motor yang beradu banteng hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan tragis ini terjadi di Lingkungan Singodutan RT 01 RW 01, Kelurahan Singodutan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Dua kendaraan yang terlibat adalah Yamaha Mio GT bernomor polisi AD-6531-EAC dan Honda Vario dengan nomor polisi R-3034-UN.
Kronologi Kejadian: Hilang Kendali di Jalur Krisak
Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak kepolisian, peristiwa bermula saat Honda Vario yang dikendarai oleh Heri Suryanto (44), warga Umbulharjo, Yogyakarta, melaju dari arah Timur (Krisak) menuju Barat (Pule). Saat melintas di lokasi kejadian, posisi kendaraan tersebut diduga terlalu masuk ke lajur kanan.
Nahas, pada saat yang bersamaan, melaju Yamaha Mio GT dari arah berlawanan yang dikendarai oleh F (19), seorang pemuda asal Trucuk, Klaten. Karena jarak yang sudah sangat dekat, kedua pengendara tidak sempat melakukan pengereman maksimal. Benturan keras pun tak terelakkan di tengah jalan raya yang sedang cukup ramai tersebut.
Satu Korban Tewas dan Luka Berat
Akibat benturan keras tersebut, pembonceng sepeda motor Honda Vario berinisial W (48), warga Tempurharjo, Eromoko, Wonogiri, dilaporkan meninggal dunia seketika. Korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan langsung dievakuasi petugas menuju kamar jenazah RSUD Wonogiri.
Sementara itu, pengendara Yamaha Mio berinisial F mengalami luka berat berupa patah tulang pada bahu kiri. Relawan dan petugas segera melarikan pemuda tersebut ke RS Muhammadiyah Selogiri untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Adapun pengendara Vario, Heri Suryanto, dilaporkan dalam kondisi sadar.
[Image: Evakuasi kendaraan pasca kecelakaan maut Selogiri]
Olah TKP dan Imbauan Kepolisian
Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Wonogiri yang menerima laporan segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti dan mengatur arus lalu lintas di sekitar Terminal Giri Adi Pura yang sempat tersendat akibat kerumunan warga.
Pihak kepolisian melalui Humas Polres Wonogiri mengimbau dengan tegas agar seluruh pengguna jalan lebih meningkatkan kewaspadaan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, terutama menjaga posisi kendaraan tetap pada lajurnya. Pastikan konsentrasi penuh saat berkendara demi keselamatan bersama,” tegas pernyataan resmi dari Humas Polres Wonogiri.
Selain faktor teknis di jalan, polisi juga mengingatkan pengendara untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan izin mengemudi (SIM) sebagai bagian dari prosedur keselamatan berkendara yang sah. (*)






