BeritaWonogiri.com (DEMAK) – Setelah vakum hampir satu dasawarsa sejak 2016, Lomba MAPSI (Mata Pelajaran PAI dan Seni Islam) SMK se-Kabupaten Demak, kembali digelar.
Kegiatan berlangsung di SMK N 2 Demak, Sabtu, 17 Mei 2025, mengusung tema “Silaturahi, Berkompetisi dan Berprestasi untuk Anak Hebat yang Islami dan Berbudi Pekerti”,
Acara ini berhasil menarik antusiasme peserta dari seluruh penjuru Demak. Tercatat 235 peserta dari 30 SMK turut ambil bagian di 11 cabang lomba.
Mata Pelajaran yang dilombakan meliputi PAI dan BTQ, Seni Tilawatil Qur’an, Seni Kaligrafi Al-Qur’an, Khitobah, Lagu Religi, Fashion Islami Putri, dan Vlog Dakwah Islami.
Ketua Umum MGMP PAI SMK, Arifudin Zakaria menerangkan, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak lepas dari keikhlasan kerja keras seluruh pengurus dan anggota MGMP PAI SMK di Kabupaten Demak.
“Kegiatan ini tidak terlepas dari dana gotong royong sekolah, iuran GPAI penerima TPG, serta keterlibatan Kantor Kementerian Agama melalui UPZ,” ungkap Arifudin.
Arifudin berharap MAPSI SMK dapat diadakan secara rutin setiap tahun sebagai barometer kualitas pendidikan agama Islam di sekolah.
“Terima kasih orang-orang baik, selama masih ada orang baik, dunia akan baik-baik saja,” katanya.
Acara MAPSI SMK Kabupaten Demak dibuka Kepala Kantor Kemenag, Dr. H. Taufiqurrahman M.S.I. dihadiri pula Kepala Bidang PAI Dr. Salma Munawaroh, M.Pd dan perwakilan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jateng, serta Pengawas SMK Gigis Mohammad Afnan, M.Pd.
Hadir pula MKKS SMK Kab. Demak KH. Muh. Fahsin, M.Hum, M.SI dan Pengawas PAI SMA/SMK H. Muh. Ali Ahsin M.Si.
Dalam sambutannya, Taufiqurrahman mengapresiasi kerja sama semua pihak dan berharap ke depan MAPSI SMK bisa dilaksanakan dengan lebih meriah, mengingat Demak merupakan pusat peradaban Islam pertama di Jawa.
“PAI ke depan harus bersifat holistik, kontekstual dan futuristik atau disebut dengan Globalisasi PAI, dan melalui MAPSI inilah kejayaan dan peradaban itu akan dimulai,” tegasnya.
Gigis Muhammad Afnan mewakili institusi Dinad Pendidikan setempat, mengucapkan permohonan maaf belum bisa berpartisipasi optimal dalam kegiatan dan berjanji akan lebih bersinergi dengan Kemenag dalam membina GPAI sekaligus meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai lomba termasuk MAPSI.
Di akhir acara, Ketua Panitia Asyrul Zulmi mengumumkan hasil lomba, SMK Miftahul Ulum dinobatkan sebagai juara umum setelah berhasil meraih 3 medali emas dan 2 medali perak.
Keberhasilan penyelenggaraan MAPSI SMK Kab. Demak 2025 ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan pendidikan agama Islam yang berkualitas di seluruh sekolah kejuruan di Kabupaten Demak. (Beny/ArZack)






