Disperakim Jateng-Perguruan Tinggi Kerja Sama Atasi RTLH di 27 Kabupaten

Disperakim Jateng libatkan 19.663 mahasiswa dari 28 perguruan tinggi untuk verifikasi Rumah Tidak Layak Huni di seluruh kabupaten.

Beritawonogiri.com [SEMARANG] – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah resmi menandatangani kerja sama dengan 28 perguruan tinggi untuk program verifikasi dan validasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemitraan. Penandatanganan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Boedyo Dharmawan, ST, MT, di kantor Disperakim Jateng pada Kamis (2/10/2025).

Dalam Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri ketua LPPM dari 28 perguruan tinggi mitra, Boedyo menyampaikan bahwa program KKN Kemitraan melibatkan 19.663 mahasiswa yang tersebar di 27 kabupaten dengan target penyelesaian 85.370 BNBA RTLH. “Hingga 29 September 2025, capaian telah mencapai 25.493 BNBA atau 29,86% di 23 kabupaten/kota,” ujar Boedyo dalam sambutannya.

Sejumlah perguruan tinggi bahkan berhasil melampaui target 100%, di antaranya Universitas Tidar (120%), Universitas Muria Kudus (143%), Universitas Islam Sultan Agung (153%), Universitas Safin Pati (117%), Universitas Katolik Soegijapranata (100%), dan Universitas Sebelas Maret (100%). Prestasi ini menunjukkan komitmen tinggi dunia akademik dalam mendukung program pemerintah.

“Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan perguruan tinggi untuk mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat,” tegas Boedyo. Program ini juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan dunia akademik dengan pembangunan daerah.

Ketua LPPM Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Ir. Bambang Purwantana, MS, yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah provinsi. “Mahasiswa kami mendapat pengalaman langsung terjun ke masyarakat sambil berkontribusi nyata untuk kesejahteraan rakyat Jawa Tengah,” katanya di Semarang, Kamis sore (2/10/2025).(*)

Komentar