Halaqoh Hari Santri Wonogiri, Bupati Dorong Santri Go Internasional

Bupati Wonogiri dorong santri go internasional, peringatan Hari Santri Nasional motivasi generasi muda berkiprah global.

Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Peringatan Hari Santri Nasional ke-10 yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (29/10/2025), berlangsung khidmat dan meriah. Bupati Wonogiri Setyo Sukarno hadir langsung didampingi jajaran kepala OPD, Kepala Kantor Kemenag, kepala KUA, ASN, guru agama Islam, pengasuh pondok pesantren, serta tokoh ormas Islam dan BAZNAS Wonogiri.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Hariyadi, menyampaikan bahwa halaqoh ini menjadi bagian penting rangkaian Hari Santri di Wonogiri. Tujuannya untuk merawat nasionalisme, semangat kebangsaan, serta memperkuat identitas santri sebagai bagian pilar bangsa yang menghormati sejarah dan meneladani peran ulama dalam perjuangan kemerdekaan.

Peserta halaqoh terdiri dari OPD, Kemenag, tokoh ormas Islam, BAZNAS, dan pengasuh pondok daerah. (Foto: SIKP_kominfowng)

Sebelumnya, Kemenag telah menyelenggarakan kegiatan seperti cek kesehatan gratis di seluruh pondok pesantren bagi santri dan pengasuhnya, bekerja sama dengan puskesmas. Ada juga kegiatan ro’an santri, kerja bakti masal di pondok, hingga Apel Hari Santri yang dipusatkan di Kecamatan Purwantoro.

Rangkaian acara belum berhenti, karena pada Sabtu (1/11/2025) mendatang akan diadakan Gebyar Lomba Santri Kabupaten Wonogiri sebagai puncak dari rangkaian Hari Santri Nasional, diikuti santri dari seluruh pesantren di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menegaskan penetapan Hari Santri adalah penghargaan atas peran besar santri dan ulama, bukan hanya dalam masa merebut kemerdekaan namun juga dalam mengisi kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, para santri adalah pilar yang harus terus menjaga dan mengawal perjalanan bangsa.

Bupati berpesan, santri harus siap Go Internasional, berkontribusi di tingkat global dengan penguasaan keilmuan, moralitas, dan kiprah nyata di berbagai bidang. “Perjalanan bangsa menuju peradaban dunia masih panjang, santri diharap terus ambil peran,” tuturnya.

Pentingnya moral, akhlak, serta penguatan pengetahuan dibutuhkan untuk bersaing secara global. Bupati menekankan, semangat nasionalisme dalam keterlibatan di pembangunan bangsa harus terus dipupuk agar santri mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks.

Berbagai pihak berharap kegiatan halaqoh dan rangkaian Hari Santri Nasional di Wonogiri ini mampu memperkuat pengetahuan, ruh kebangsaan, dan peran strategis santri dalam mendukung pembangunan di masa depan.(*)

Komentar