BeritaWonogiri.com [SEMARANG] – Kebutuhan makan dan minum bagi pengungsi maupun petugas dan relawan di lokasi longsor Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, dipastikan tercukupi. Dapur umum Dinas Sosial (Dinsos) beroperasi 24 jam dan menyediakan ribuan paket makanan setiap harinya.
Kepala Dapur Umum di Lokasi Longsor, Slamet Riyadi, menjelaskan dapur umum didirikan sejak dini hari Jumat dan memasak sejak pukul 03.00. Porsi makanan yang disiapkan meningkat dari semula 400 menjadi 950 sekali masak.

Dalam sehari, dapur umum memasak tiga kali untuk makan pagi, siang, dan malam, sehingga total porsi mencapai ribuan. Logistik makanan didistribusikan tidak hanya di tenda pengungsian, tapi juga ke rumah-rumah saudara pengungsi sekitar lokasi.
Logistik makanan bagi petugas dan relawan juga terjamin, dengan adanya petugas khusus yang mengambil makanan dari dapur umum dan mengantarkannya ke pos-pos relawan.
Dapur umum menjadi titik vital dalam mendukung proses evakuasi dan menjamin asupan gizi bagi personel yang berjibaku di lokasi tragedi longsor.
Petugas Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Rohmat Gusyanto, menambahkan bahwa meskipun sebelumnya sudah ada peringatan waspada longsor, bencana tetap terjadi di luar perkiraan warga. Begitu terima informasi, Dinsos Provinsi dan Kabupaten langsung menuju lokasi dan mendirikan dapur umum.
Selain logistik makanan, Pemprov Jawa Tengah juga mengirimkan peralatan tidur seperti kasur dan selimut, serta bekerja sama dengan Baznas, PMI, dan relawan untuk membantu.
“Banyak yang membantu mengirim makanan. Kami siap melayani 24 jam,” ujar Rohmat.
Dapur umum berlokasi di belakang kios Pasar Cibeunying, beberapa ratus meter dari titik longsor, dikelilingi tenda-tenda pendukung. Meskipun Sabtu sore turun hujan lebat dan angin kencang, petugas tetap memasak untuk menyiapkan 1.000 porsi makanan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa sejak bencana pertama terjadi, bantuan pangan, logistik, peralatan tidur, dan obat sudah disalurkan ke lokasi.
“Kita sudah instruksikan ke dinas di provinsi maupun kabupaten, agar semua bantuan yang dibutuhkan di lokasi segera disiapkan lalu kirim,” tegas Ahmad Luthfi.(*)







Komentar