Gerakan Warga Jetis Sukoharjo: Galon Bekas Hingga Lampu PJU

Kreatifitas Warga Mewujudkan Lingkungan Hijau dan Produktif

BeritaWonogiri.com [SUKOHARJO] – Warga RT 01 RW 07, Madyorejo, Jetis, Sukoharjo, menunjukkan komitmen nyata terhadap lingkungan dengan menggelar serangkaian kegiatan kreatif, Minggu (7/12/25). Bagaimana mereka menyulap galon bekas menjadi media tanam untuk ratusan bibit cabai dan terong, sekaligus memperbaiki penerangan jalan? Aksi gotong royong ini bertujuan menciptakan lingkungan yang tidak hanya asri, tetapi juga produktif bagi kesehatan dan kenyamanan bersama.

Ketua RT 01, Joko Sarjana, menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan adalah fondasi hidup sehat. Ia mengajak semua warga untuk memiliki kesadaran yang sama.

“Kita sebagai warga yang baik harus memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungannya dan kesehatan kita. Mari kita berpandangan pentingnya hidup bersih dan sehat bagi kita semua,” ujarnya.

Joko menambahkan bahwa lingkungan yang bersih dan tertata rapi bukan hanya untuk dinikmati saat ini, tetapi juga menjadi warisan pembelajaran berharga bagi generasi mendatang. Menurutnya, mencegah penyakit seperti DBD dan diare dapat dimulai dari ekosistem tempat tinggal yang terjaga.

Dipimpin oleh Wakil Ketua RT, Murwat, aksi nyata dilakukan dengan pembersihan selokan, pemangkasan pohon, dan inisiatif unik: menanam dalam galon bekas. Galon-galon air mineral yang sudah tidak terpakai itu ditata rapi di sepanjang Jalan Semeru, Krakatau, KH. Dewantara, dan Agung.

“Kita menanam bibit dalam galon bekas yang ditata kanan kiri jalan,” jelas Murwat.

Sebanyak 200 bibit tanaman yang terdiri dari 90 cabai, 60 terong, dan 50 tomat berhasil ditanam. Setelah tertanam, setiap galon diserahkan kepada warga yang rumahnya terdekat untuk dirawat, dengan harapan kelak dapat dinikmati hasilnya bersama. Langkah ini merupakan bentuk gerakan lingkungan yang praktis, mendaur ulang sampah, sekaligus menciptakan ketahanan pangan skala rumah tangga.

Tidak berhenti di penghijauan, warga juga bergotong royong memperbaiki infrastruktur dasar untuk keamanan dan kenyamanan. Purwanto, selaku Seksi Lingkungan, mengkoordinir pemindahan dan pendirian tiang lampu PJU (Penerangan Jalan Umum) baru.

“Kita memindah tiang lampu penerangan di jalan dan didirikan sepanjang jalan Agung sebanyak 21 tiang (Stainless), dengan tujuan saat malam hari bisa menerangi jalan sehingga terlihat terang,” tutur Purwanto.

Pemasangan 21 tiang lampu stainless steel ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan warga pada malam hari dan membuat lingkungan terasa lebih aman serta tertata.

Aksi warga Madyorejo Jetis Sukoharjo ini membuktikan bahwa perubahan besar berawal dari inisiatif kecil di tingkat komunitas. Dengan memanfaatkan barang bekas, mengoptimalkan partisipasi warga, dan fokus pada solusi praktis, mereka berhasil mengadakan gerakan kebersihan lingkungan yang berdampak langsung. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi wilayah lain untuk melakukan hal serupa, menciptakan lingkungan yang hijau, sehat, dan berdaya.(*)

Komentar