BeritaWonogiri.com [SUKOHARJO] – Pimpinan Daerah (PD) Salimah Sukoharjo menggelar prosesi wisuda lansia Sukoharjo untuk angkatan pertama program Sekolah Lansia Salimah (Salsa). Sebanyak 17 orang lanjut usia (lansia) muslimah dari Posyandu Lansia “Ngudi Waras” Kelurahan Gayam mengikuti prosesi wisuda dengan penuh haru dan bahagia di Rumah Makan Watergong, Klaten, pada Jumat (15/5/2026).
Ketua PD Salimah Sukoharjo, Titik Haryanti, S.K.M, M.P.H, menjelaskan bahwa momentum wisuda lansia Sukoharjo ini menjadi tonggak sejarah baru. Pihaknya mengemas acara kelulusan tersebut dalam bentuk rekreasi (rihlah) dan edukasi di luar kota untuk menyuntikkan semangat baru bagi para peserta.
Naik Sepur Kelinci Menuju Lokasi
Kecerian para wisudawati sudah terpancar sejak keberangkatan dari Sukoharjo. Panitia memfasilitasi para lansia menuju lokasi acara di Klaten dengan mengendarai moda transportasi tradisional sepur kelinci. Sepanjang perjalanan, raut wajah bahagia terpancar jelas dari para ibu-ibu tangguh tersebut.
Sebelum memasuki acara inti, para pengurus PD Salimah mengajak seluruh peserta mengikuti sesi senam bugar dan outbound ringan. Aktivitas fisik ini sengaja dirancang untuk membangun suasana ceria, bahagia, sekaligus menjaga kesehatan fisik para lansia sebelum prosesi sakral dimulai.
Prosesi Wisuda Khidmat dan Mengharukan
Suasana berubah menjadi khidmat saat acara formal dimulai. Perwakilan lansia melantunkan ayat suci Al-Qur’an secara fasih, disusul dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Salimah bersama-sama.
Wakil Ketua PD Salimah Sukoharjo, Weni Kurniawati, S.Pd, kemudian membacakan Surat Keputusan Kelulusan. Satu per satu lansia maju untuk menerima kalung medali dan sertifikat kelulusan resmi. Air mata bahagia sempat menetes ketika seluruh ruangan menyanyikan Mars Lansia secara serempak.
Ketua Panitia, Septini Mingki, S.Kep, dalam laporannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kedisiplinan para peserta. Pada kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan Suprih Ambar sebagai penerima penghargaan lansia teraktif selama kelas berlangsung.
Belajar Sepanjang Hayat
Titik Haryanti menegaskan, wisuda ini membuktikan bahwa belajar adalah hak semua umur, bukan cuma milik generasi muda. Semangat menuntut ilmu para lansia di Kelurahan Gayam ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.
Penasihat Posyandu “Ngudi Waras”, Shodiqul Amin, S.Pd, menambahkan bahwa program Salsa ini merupakan bentuk syiar nyata. Salimah Sukoharjo berkomitmen penuh menyediakan fasilitas terbaik demi mewujudkan slogan utama mereka, yaitu mendampingi lansia agar tetap sehat, bahagia, dan mandiri di usia senja. (Begug SW)








Komentar