PKK Desa Gedawung dan Mahasiswa STAIMAS Ubah Barang Bekas Menjadi Tong Sampah Bernilai Guna

Pelatihan Interaktif dan Edukasi Pengelolaan Sampah

BeritaWonogiri.com [KISMANTORO] – Ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Gedawung bersama mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAIMAS Wonogiri menggelar pelatihan kreatif pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Berlokasi di Balai Desa Gedawung, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, mereka mempraktikkan pengolahan barang bekas menjadi tong sampah yang bernilai guna.

Pertemuan rutin bulanan ini tampil beda dari biasanya. Para mahasiswa mendampingi puluhan anggota PKK mengolah limbah rumah tangga yang tidak terpakai menjadi fasilitas kebersihan lingkungan yang menarik dan fungsional.

Ketua PKK Desa Gedawung, Siti Mukminah, menyambut positif inovasi dan keterampilan praktis yang dibawakan oleh para mahasiswa tersebut.

“Pertemuan PKK bulan ini berbeda dari biasanya karena kami kedatangan mahasiswa KPM STAIMAS yang akan mempresentasikan sekaligus mempraktikkan cara mengubah barang bekas menjadi barang kreasi berupa tong sampah,” kata Siti Mukminah dalam sambutannya, Sabtu (8/8/2026).

Seluruh peserta mengikuti sesi pelatihan secara interaktif. Mahasiswa KPM STAIMAS tidak hanya memaparkan materi pentingnya mendaur ulang sampah, tetapi juga memperagakan langkah demi langkah merangkai wadah bekas menjadi tempat sampah siap pakai.

Penanggung jawab kegiatan, Muhammad Fahmi, menuturkan bahwa program ini mengenalkan teknik sederhana agar limbah di sekitar pemukiman dapat dimanfaatkan kembali. Tong sampah hasil kreasi bersama ini diharapkan memperkuat kesadaran warga dalam menjaga kebersihan desa.

Melalui pendampingan ini, limbah yang tadinya menumpuk kini memiliki fungsi baru sekaligus membuka ruang kreativitas bagi ibu-ibu di tingkat rumah tangga.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa program pengabdian mahasiswa mampu memberikan manfaat langsung bagi pemberdayaan masyarakat pedesaan. Bagi anggota PKK Desa Gedawung, pengalaman ini menjadi modal untuk memelopori kebiasaan pilah sampah di lingkungan keluarga.

Kolaborasi ini memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan elemen masyarakat setempat. Pelatihan aplikasi sederhana ini diharapkan terus berlanjut guna menciptakan lingkungan Desa Gedawung yang bersih, sehat, kreatif, dan mandiri. (Nadhiroh)

Komentar