Bus Rombongan Pengajian Terguling di Pracimantoro, Satu Penumpang Tewas

Kasatlantas Polres Wonogiri: Identifikasi Korban Masih Berlangsung

BeritaWonogiri.com [PRACIMANTORO] Kecelakaan tragis menimpa sebuah bus rombongan pengajian di Dusun Bakalan, Desa Gambirmanis, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, pada Senin, 17 Maret 2025. Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Subroto, mengonfirmasi bahwa satu penumpang meninggal dunia akibat insiden tersebut. “Identifikasi korban masih dilakukan. Saat ini kami masih di lokasi,” ujarnya saat dikonfirmasi. Foto dan video kejadian ini pun viral di grup WhatsApp, menunjukkan bus yang terguling di lokasi kejadian.

Bus tersebut diketahui mengangkut rombongan pengajian dari Wonosari, Klaten/ Foto: Ist. (WAG)

Bus tersebut diketahui mengangkut rombongan pengajian dari Wonosari, Klaten. Diduga, kondisi jalan yang sempit, licin, dan kurang rata menjadi penyebab utama bus terguling. AKP Subroto menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi dan mengumpulkan bukti guna menyelidiki kronologi pasti. Proses identifikasi korban juga terus dilakukan agar keluarga dapat segera mendapat informasi.

Rekaman suara di Grup Whatsapp juga menerangkan bahwa saat berita ini diturunkan masih dalam perjalanan Ambulance menuju ke lokasi kecelakaan dari Solo raya. Insiden ini menjadi sorotan warga setempat, terutama karena melibatkan rombongan pengajian yang biasanya terdiri dari berbagai kalangan usia. Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah total penumpang atau kondisi korban lainnya. Namun, dugaan awal mengarah pada faktor kondisi jalan yang tidak mendukung, ditambah potensi kelalaian dalam pengoperasian kendaraan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di jalur serupa, terutama di musim hujan yang membuat jalan licin.

Pemerintah setempat diharapkan segera mengevaluasi infrastruktur jalan di wilayah tersebut untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Sementara itu, Polres Wonogiri terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk mempercepat penanganan kasus ini. Warga yang memiliki informasi tambahan diminta melapor ke polisi. Perkembangan lebih lanjut akan diumumkan setelah penyelidikan selesai dan identitas korban terkonfirmasi. (wahyudi/triantotus)

Komentar