Daryanto “Basio” Eksis Melatih Sepakbola Karena Hobi

BeritaWonogiri.com [SELOGIRI] – Tenang dan berwibawa. Itulah pembawaan salah satu pelatih Sekolah Sepakbola (SSB) New Persik’s Selogiri, Daryanto. Lelaki kelahiran Wonogiri, 4 April 1974 itu lebih dikenal dengan sapaan Basio. Nama itu adalah panggilan dari kedua orangtuanya Darmo Saroyo dan Yakinem.

Anak ke tujuh dari sembilan bersaudara itu sangat senang dengan olahraga si kulit bundar. Basio pernah mengikuti Pra PON di Lampung sekitar dua bulan. “Saya belum pernah ikut tim manapun selain PS Gajah Mungkur atau Persiwi Wonogiri,” ujar suami Sarti itu.

Ayahnda Nur Fais itu kerap menjadi pemain tarkam (sebutan kompetisi sepakbola antar kampung). Dia sangat cinta dengan sepakbola. Baginya, permainan sepakbola itu cabang olah raga yang paling populer. Di samping itu juga bisa menambah persaudaraan yang awalnya lawan bisa jadi teman dan teman bisa jadi lawan.

Baca juga: Tirtomoyo FC Juara Di Turnamen Sepakbola Rajawali Sulingi Piala Kemerdekaan V 2024

Dedikasinya dalam dunia sepakbola itu diwujudkan bersama dengan teman-temannya menggagas pendirian SSB New Persik’s di Desa Singodutan, Selogiri. Basio mulai ikut melatih anak-anak SSB New Persik’s sekitar tahun 2006/2007 di Lapangan Desa Singodutan atau Lapangan Krisak.

BeritaWonogiri.com/Nadhiroh

Saat ini, Basio lebih fokus melatih fisik dan teknik. Anak-anak SSB New Persik’s jika mendengar nama Pak Basio akan terbayang dengan latihan yang menguras tenaga dan disiplin tinggi.

Basio tetap menjadi pelatih dari awal berjuang pertama menjadi relawan hingga sampai sekarang. Ia tetap eksis di dunia sepakbola karena sebagai sarana menyalurkan hobi dan senang bisa bertemu dengan teman.

“Saya kalau melihat anak-anak mau sepakbola saja sudah senang,” imbuh Basio yang biasa bermain sebagai gelandang itu.

Sebagai pecinta sepakbola, Basio sangat berharap Wonogiri tidak kehabisan bibit-bibit unggul pemain sepakbola. (Nadhiroh/*)

Komentar