Disdukcapil Wonogiri Dipilih Universitas Indonesia untuk Kajian Nasional Adminduk

Disdukcapil Wonogiri jadi bagian penelitian nasional Universitas Indonesia untuk perkuat sistem kependudukan berbasis data akurat.

Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Kabupaten Wonogiri kembali menjadi sorotan nasional. Kali ini, Disdukcapil Wonogiri dipilih sebagai lokasi pelaksanaan penelitian yang digagas Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI).

Kajian ini bertajuk “Costing Analysis and Economic Research to Strengthen Investment in Civil Registration, Vital Statistics, and Identity Management Systems in Indonesia”. Tujuannya memperkuat sistem administrasi kependudukan, statistik hayati, dan pengelolaan identitas di Indonesia agar lebih efektif dan berkelanjutan.

Penelitian didukung oleh Global Health Advocacy Incubator (GHAI) melalui program Data for Health Initiative (D4HI), yang selama ini konsisten mendorong pemanfaatan data akurat bagi pembangunan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan di Wonogiri berlangsung pada Jumat (26/9/2025) di kantor Disdukcapil. Agenda utama berupa wawancara mendalam dengan jajaran Disdukcapil serta pengumpulan data administrasi. Materi yang dikaji meliputi sumber pendanaan layanan, koordinasi antarinstansi, inovasi pelayanan, hingga strategi menjangkau kelompok rentan.

Endang Antarwati, Wakil Kepala Bidang Administrasi, Keuangan, dan SDM LD FEB UI, menegaskan pentingnya penelitian ini. “Data kependudukan yang akurat bukan hanya menjadi dasar pelayanan publik, tetapi juga penopang kebijakan pembangunan nasional. Melalui analisis biaya dan wawancara di daerah, kami ingin memetakan kebutuhan riil, kendala, serta peluang memperkuat sistem administrasi kependudukan di Indonesia,” ujarnya.

Penelitian ini tidak dilakukan sepihak. LD FEB UI berkolaborasi dengan Bappenas, Ditjen Dukcapil Kemendagri, Kementerian Keuangan, dan Badan Pusat Statistik (BPS). Sinergi lintas lembaga diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang implementatif dan bermanfaat untuk perbaikan layanan publik.

Kepala Disdukcapil Wonogiri, Herdian, S.IP, M.Si, menyambut positif kepercayaan ini. “Harapannya, praktik baik di Wonogiri bisa menjadi contoh positif dan ruang perbaikan layanan ke depan. Hasil wawancara juga bisa jadi bahan evaluasi internal untuk meningkatkan kualitas layanan Adminduk,” jelasnya.

Menurutnya, partisipasi Wonogiri dalam penelitian ini akan memberi manfaat berlapis: mempercepat penerbitan dokumen, menjaga ketepatan data, dan memperluas akses layanan hingga ke kelompok rentan. Selain itu, penelitian juga menyoroti aspek pendanaan agar ke depan layanan Adminduk lebih berkelanjutan, termasuk melalui skema CSR atau dukungan donor lokal.

Terpilihnya Wonogiri sebagai lokasi penelitian UI menjadi pengakuan atas komitmen daerah dalam mendukung transparansi dan kualitas layanan administrasi kependudukan. Ke depan, hasil kajian ini diharapkan memberi kontribusi nyata bagi penguatan sistem kependudukan nasional yang inklusif, tangguh, dan berbasis data akurat.(*)

Komentar