Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wonogiri terus memacu percepatan transformasi digital dalam bidang pelayanan publik. Langkah konkret itu terlihat dari digelarnya Focus Group Discussion (FGD) bertema integrasi layanan antara Disdukcapil, Kepolisian, dan Samsat Wonogiri pada Selasa (14/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Desa Nyawiji Migunani Disdukcapil Wonogiri ini dihadiri perwakilan dari Polres Wonogiri serta UPPD Samsat Wonogiri, menandai penguatan sinergi lintas sektor menuju sistem layanan publik yang lebih efisien dan transparan.
Bahas Implementasi IKD dan Integrasi Data
Dalam forum tersebut, para peserta membahas tindak lanjut implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan langkah-langkah integrasi dengan layanan kepolisian serta samsat. Pembahasan juga mencakup mekanisme penerbitan surat rekomendasi dokumen administrasi kependudukan untuk pengurusan surat kehilangan di kepolisian.
Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kesenjangan data antarinstansi serta mempercepat proses administratif masyarakat yang membutuhkan layanan lintas bidang.
Disdukcapil Siap Perkuat Kolaborasi
Kepala Disdukcapil Kabupaten Wonogiri, Herdian, dalam arahannya menyatakan bahwa pelaksanaan FGD ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik berbasis digital yang semakin responsif.
Menurutnya, kolaborasi antarinstansi merupakan kunci utama keberhasilan reformasi birokrasi berbasis data. “Kami siap berkolaborasi dengan berbagai instansi untuk memperluas penerapan layanan digital, terutama pada sektor samsat dan kepolisian,” tegasnya.
Integrasi Data Dorong Efisiensi
Dengan adanya integrasi data kependudukan, proses administrasi di berbagai sektor diproyeksikan dapat berlangsung lebih cepat, akurat, dan minim kesalahan. Sistem ini juga memungkinkan masyarakat mengakses layanan tanpa perlu membawa berkas fisik berulang kali, cukup dengan verifikasi digital berbasis IKD.
Upaya ini sejalan dengan agenda nasional percepatan digitalisasi administrasi publik yang menjadi prioritas utama pemerintah.
Penguatan Mekanisme Pelayanan Terpadu
Selain membahas aspek teknis integrasi, forum juga menyoroti pentingnya peningkatan koordinasi lintas sektor agar setiap layanan publik memiliki alur yang seragam, efisien, dan terukur. Disdukcapil mengusulkan pembentukan tim teknis bersama yang secara berkala memantau pelaksanaan integrasi sistem antarinstansi.
Hal tersebut diharapkan mampu mendorong optimalisasi pelayanan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan kecepatan dan kepastian data administrasi.
Komitmen Sinergi Antarinstansi
Herdian menambahkan, sinergi antara Disdukcapil, Polres, dan Samsat merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem layanan publik digital yang terhubung satu sama lain. “Dengan dukungan semua pihak, masyarakat Wonogiri akan menikmati layanan yang lebih mudah, cepat, dan akuntabel,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemeliharaan keamanan data serta standarisasi integrasi sistem agar keandalan informasi tetap terjaga.
Momentum Kepemimpinan Digital Wonogiri
Melalui pelaksanaan FGD ini, Disdukcapil Kabupaten Wonogiri berharap seluruh instansi semakin solid dalam mendukung agenda digitalisasi administrasi kependudukan. Pemerintah daerah menargetkan seluruh layanan berbasis kependudukan dapat terkoneksi secara penuh sebelum akhir 2026, menjadikan Wonogiri sebagai percontohan transformasi digital di Jawa Tengah bagian selatan.(*)






